Cegah Abrasi Parah, Pemerintah Pusat dan JICA Segera Bangun Tanggul Laut Raksasa di Indramayu

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Kabar gembira bagi warga pesisir Indramayu. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) tengah menyiapkan rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall sepanjang 105 kilometer.

Proyek strategis nasional ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk menanggulangi ancaman abrasi, banjir rob, hingga gelombang tinggi yang terus mengikis wilayah pesisir utara Jawa (Pantura), khususnya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Survei Awal di Kecamatan Sukra

Sebagai langkah tindak lanjut, tim ahli dari Kementerian PU dan JICA telah meninjau langsung kawasan pesisir Kecamatan Sukra, Indramayu, Jumat (3/7/2026).

Camat Sukra, Sigit Widiyanto, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari survei awal untuk memetakan kondisi teknis sebelum proyek dieksekusi.

Bacaan Lainnya

“Tim ahli dari Kementerian PU dan JICA ini akan melaksanakan survei lapangan dalam beberapa fase ke depan. Fokus utama saat ini adalah mengumpulkan data oseanografi, topografi, dan tingkat laju abrasi di sepanjang garis pantai Indramayu untuk menyusun desain teknis akhir,” ujar Sigit Widiyanto saat mendampingi tim di lokasi.

Ancaman Nyata di Desa Ujunggebang

Pembangunan tanggul laut raksasa ini dinilai sangat mendesak. Sigit mencontohkan kondisi di Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, yang terdampak sangat parah akibat abrasi. Tercatat, sekitar 2,5 kilometer daratan di wilayah tersebut telah hilang ditelan laut.

Hingga saat ini, warga di Desa Ujunggebang kerap dihantui rasa cemas setiap kali menghadapi musim gelombang tinggi dan banjir rob yang kerap merusak permukiman hingga tambak warga.

“Wilayah Sukra menjadi garda terdepan yang berbatasan langsung dengan laut. Infrastruktur ini sangat dibutuhkan demi keselamatan warga dan keberlanjutan ekonomi nelayan,” tegas Sigit.

Komitmen Dukungan Pemerintah Daerah

Sigit memastikan bahwa jajaran Pemerintah Kecamatan Sukra siap mendukung penuh seluruh rangkaian proses pembangunan agar megaproyek ini dapat segera terealisasi.

“Kami siap membantu kelancaran tim di lapangan. Harapan kami, proyek giant sea wall ini segera terwujud agar masyarakat pesisir tidak lagi hidup dalam bayang-bayang ketakutan akan hilangnya tempat tinggal akibat abrasi,” pungkasnya.

Dengan adanya langkah konkret dari pemerintah pusat dan dukungan dari JICA, diharapkan kawasan pesisir Indramayu ke depannya dapat lebih terlindungi, aman bagi warga, dan mendukung stabilitas ekonomi di wilayah Pantura.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *