Bupati Lucky Hakim: Santri dan Penghafal Al-Qur’an Adalah Aset Emas Masa Depan Indramayu

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Santri dan penghafal (hafiz) Al-Qur’an merupakan aset fundamental bagi keberlanjutan pembangunan daerah di masa depan. Atas dasar itu, eksistensi mereka wajib dijaga, dibimbing, dan dibina secara konsisten oleh seluruh elemen bangsa.

Pesan bermakna tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat menghadiri Haflah Khairussanah ke-6 Khotmil Qur’an dan Juz ‘Amma Yayasan Hidayatul Mubtadiin di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/6/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Indramayu ini disambut hangat dan penuh antusias oleh ratusan santri, anak yatim, wali murid, hingga tokoh masyarakat setempat yang memadati lokasi acara.

Pilar Strategis Visi Religius Indramayu REANG

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memegang peran yang sangat strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkarakter tangguh, dan berakhlakul karimah.

Bacaan Lainnya

Langkah ini sejalan dengan spirit implementasi visi religius yang tertuang dalam program Indramayu REANG (Religius, Ekonomi maju, Adil, Nyata, dan Gotong royong).

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen penuh untuk terus memperkuat jalinan sinergi dengan lembaga pendidikan formal, pondok pesantren, serta para ulama demi mendongkrak mutu pendidikan akhlak generasi muda.

“Selamat kepada anak-anakku yang telah menyelesaikan proses pembelajaran ini. Kalian yang belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi Indramayu. Ilmu yang dipelajari hari ini akan menjadi bekal dunia-akhirat yang sangat bermanfaat,” ujar Lucky Hakim.

Bupati juga menambahkan bahwa wilayah Indramayu bagian barat, termasuk Kecamatan Sukra, kini menjadi salah satu episentrum fokus percepatan pembangunan daerah terintegrasi.

Puncak Rangkaian Haflah dan Santunan Anak Yatim

Pimpinan Yayasan Hidayatul Mubtadiin, Aspuri, menguraikan bahwa Haflah Khairussanah ke-6 ini merupakan puncak dari rentetan kegiatan syiar Islam yang telah bergulir selama tiga hari berturut-turut.

Rangkaian agenda tersebut meliputi:

  • Semaan Al-Qur’an: Simakan hafalan Al-Qur’an bil ghaib sebanyak 30 juz penuh.

  • Spiritualitas Berjamaah: Pelaksanaan istighatsah kubra bersama warga sekitar.

  • Seni & Syiar: Semarak pawai ta’aruf keliling desa hingga puncaknya prosesi khotmil Qur’an.

“Alhamdulillah, tahun ini sejumlah santri kami berhasil menyelesaikan hafalan mulai dari 20 juz, 25 juz, hingga khatam 30 juz Al-Qur’an. Sejak berdiri pada 2016, yayasan kini menaungi jenjang PAUD, TPQ, MDT, SMP Ibnu Abbas, MA, hingga pondok pesantren,” urai Aspuri.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, puncak acara ini ditutup dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Lucky Hakim dengan didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu serta Camat Sukra, guna memantik semangat anak-anak yatim dalam merajut cita-cita mereka.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *