INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Jajaran Polres Indramayu bersama Polsek jajaran menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam (30/5/2026).
Patroli terpadu yang berlangsung hingga Minggu dini hari (31/5/2026) ini difokuskan pada sejumlah titik strategis guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sasaran Utama Patroli Skala Besar
Petugas kepolisian menyisir berbagai lokasi rawan dengan target sasaran tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat, meliputi:
- Aksi tawuran antar-kelompok dan keberadaan geng motor.
- Tindak kejahatan C-3 (Curat, Curas, dan Curanmor).
- Peredaran narkoba serta penyakit masyarakat (pekat) lainnya.
Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang, melalui Kasi Humas AKP Tarno, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif aktif dari kepolisian. Kehadiran personel berseragam di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman secara langsung kepada seluruh warga.
“Selain mengawasi potensi gangguan keamanan, petugas di lapangan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan dan menghindari aktivitas yang memicu gangguan kamtibmas,” ujar AKP Tarno pada Minggu (31/5/2026).
AKP Tarno berharap masyarakat dapat terus menjadi mitra strategis bagi Polri dalam memelihara keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Polsek Cantigi Sisir Area Nongkrong Pemuda
Aksi serupa serentak dilaksanakan oleh seluruh polsek jajaran demi menjaga stabilitas kamtibmas. Salah satunya dilakukan oleh Polsek Cantigi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Mandiri untuk mengantisipasi potensi pelanggaran hukum.
Patroli Polsek Cantigi dimulai pukul 22.30 WIB dengan menyisir jalan kabupaten serta jalan desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Cantigi, meliputi:
- Desa Panyingkiran Kidul dan Panyingkiran Lor.
- Desa Lamarantarung.
- Desa Cantigi Wetan dan Cantigi Kulon.
- Desa Cemara.
- Desa Cangkring.
Selain melakukan pengawasan di sepanjang jalur perlintasan, petugas kepolisian juga menyambangi tempat-tempat nongkrong anak muda di pinggiran jalan desa yang kerap menjadi titik kumpul malam hari untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.























