Antisipasi Kekeringan, Jawa Tengah Fokus pada Irigasi dan Pompanisasi

SEMARANG, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah berjuang menghadapi tantangan musim kemarau panjang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jateng, Defrancisco Dasilva Tavares, menyatakan pihaknya terus berupaya menjaga target produksi 10 juta ton gabah dengan melakukan mitigasi kekeringan secara masif.

Strategi Mitigasi Kekeringan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memetakan wilayah terdampak kekeringan. “Tantangan ke depan adalah perubahan iklim. Yang terpenting adalah air sampai ke sawah dan kebutuhan petani terpenuhi,” tegas Luthfi.

Data BPBD Jateng mencatat setidaknya 14 kabupaten/kota, termasuk Grobogan, Demak, hingga Wonogiri, telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Pemerintah Provinsi Jateng berkomitmen penuh untuk memfasilitasi sarana prasarana agar produksi GKG yang ditargetkan mencapai 10,5 juta ton secara nasional dapat tercapai tepat waktu. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *