INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Suasana duka menyelimuti Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada Senin (13/7/2026) malam. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung menyambangi rumah duka para korban kecelakaan beruntun yang menewaskan 12 orang di Jalur Pantura.
Kehadiran Moril dan Santunan Pemerintah
Satu per satu rumah duka didatangi oleh Bupati. Kehadirannya tidak hanya sebagai pimpinan daerah, tetapi juga sebagai bentuk simpati mendalam atas tragedi yang menimpa warganya.
“Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Peristiwa ini bukan hanya duka bagi keluarga korban, melainkan duka bagi seluruh masyarakat Indramayu,” ungkap Lucky di sela kunjungan. Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Kabupaten Indramayu turut menyerahkan santunan kepada pihak keluarga sebagai bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan warga.
Evaluasi Penegakan Aturan Angkutan Penumpang
Menyoroti kronologi kecelakaan yang melibatkan mobil pikap pengangkut 18 orang, Bupati Lucky Hakim menegaskan perlunya evaluasi serius. Menurutnya, penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang adalah pelanggaran regulasi yang berisiko tinggi.
“Penegakan regulasi untuk angkutan orang harus benar-benar diterapkan dan diawasi secara ketat. Peristiwa ini harus menjadi pelajaran pahit agar tidak ada lagi nyawa yang melayang karena kelalaian serupa,” tegasnya.
Mengenang Tragedi di Jalur Pantura
Kecelakaan nahas tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2026) di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Mobil pikap yang ditumpangi rombongan keluarga usai mengantar pengantin di Kecamatan Kandanghaur, hendak berputar arah di U-turn sebelum akhirnya dihantam oleh dua truk dari arah berlawanan.
Data terkini menunjukkan 12 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 6 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Plumbon. Hingga kini, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jawa Barat terus melakukan olah TKP mendalam untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus memantau proses penyembuhan para korban selamat dan memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan pendampingan terbaik.























