Kecelakaan Maut Truk di Gronggong Cirebon: Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang, Polisi Dalami Jarak Hilang Kendali 120 Meter

CIREBON, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Tragedi kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut air mineral di turunan Jalan Raya Gronggong, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menyisakan duka mendalam. Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut dilaporkan bertambah menjadi tiga orang.

Seiring dengan bertambahnya korban jiwa, Satlantas Polresta Cirebon terus bergerak cepat mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan pada Selasa (14/7/2026).

Titik Awal Hilang Kendali Sepanjang 120 Meter

Dalam proses olah TKP, penyidik secara langsung menghadirkan sopir truk untuk mencocokkan keterangannya dengan kondisi faktual di lapangan. Polisi melakukan pengukuran jarak secara presisi dari titik awal truk diduga mengalami masalah hingga lokasi tabrakan akhir.

Petugas Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Aiptu Ade Nugraha, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengakuan sang sopir, kendaraan besar tersebut sudah sulit dikendalikan sejak berada di bagian atas jalan yang berkontur menurun tajam.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil pengakuan yang bersangkutan, kendaraan sudah mulai hilang kendali dari atas. Setelah kami hitung bersama, jarak dari titik awal tersebut hingga titik tabrakan di bagian bawah mencapai sekitar 120 meter,” jelas Aiptu Ade saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Meski dugaan publik mengarah pada masalah rem blong, pihak kepolisian belum mengambil kesimpulan prematur. Penyidik masih melakukan pendalaman teknis secara menyeluruh dengan menggandeng ahli dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon.

Duka Mendalam: Ayah Susul Sang Bayi

Di sisi lain, kepolisian juga mengonfirmasi kabar duka terkait perkembangan kondisi para korban kecelakaan nahas tersebut. Korban tewas kini berjumlah tiga orang, menyusul kepergian ayah dari bayi yang sebelumnya meninggal di lokasi kejadian.

Sang ayah mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (13/7/2026) sore setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Sementara itu, satu anggota keluarga lainnya masih harus berjuang melewati masa kritis:

  • Identitas Korban Selamat: Anak pertama (berstatus pelajar).

  • Kondisi Medis: Mengalami luka berat.

  • Lokasi Perawatan: Dirawat intensif di ruang ICU RSUD Gunung Jati Cirebon.

“Korban yang meninggal kemarin dua orang (termasuk bayi), kemudian disusul bapaknya pada sore hari. Sedangkan putrinya saat ini masih dirawat di ICU dengan kondisi luka berat,” tambah Ade dengan nada prihatin.

Menanti Hasil Uji Klinis Kendaraan

Sebelumnya diketahui, truk pengangkut air mineral yang melaju dari arah Kabupaten Kuningan menuju Kota Cirebon diduga kuat hilang kendali saat melintasi jalur menurun Gronggong. Truk tersebut nahas meluncur masuk ke jalur berlawanan, menyapu sejumlah sepeda motor, dan baru berhenti setelah menghantam sebuah warung di tepi jalan.

Kini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan teknis menyeluruh dari tim ahli guna menetapkan penyebab pasti—apakah insiden ini murni akibat malfungsi teknis kendaraan atau terdapat unsur kelalaian manusia (human error).***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *