Bupati Indramayu Lucky Hakim Siap Jadi Orang Tua Angkat bagi Balita Korban Kecelakaan Maut

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID– Tragedi kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu yang merenggut 12 nyawa menyisakan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indramayu. Di tengah duka tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menunjukkan kepedulian luar biasa dengan menyatakan kesiapan untuk mendampingi serta menjadi orang tua angkat bagi dua balita yang selamat namun harus kehilangan ibu mereka.

Komitmen Pelayanan dan Empati

Usai mengunjungi rumah duka dan menjenguk para korban yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Lucky Hakim menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu akan hadir memberikan perhatian penuh bagi keluarga korban.

“Saya selaku Bupati Indramayu turut berduka cita sedalam-dalamnya. Seindah apa pun kata-kata yang disampaikan, tentu tidak akan mampu menggantikan rasa kehilangan yang dialami keluarga korban,” ujar Lucky Hakim dengan nada haru, Rabu (15/7/2026).

Menjamin Masa Depan Balita Korban

Perhatian khusus Bupati tertuju pada dua balita yang menjadi yatim piatu dalam insiden tersebut. Lucky memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi mereka, baik dari sisi pemulihan kesehatan fisik maupun pendampingan psikologis agar mereka dapat tumbuh dengan baik meski telah kehilangan orang tua tunggal mereka.

Bacaan Lainnya

Dalam sebuah pernyataan yang menyentuh, Lucky mengungkapkan kesediaannya untuk mengadopsi anak-anak tersebut secara formal jika keluarga besar atau wali mereka memberikan restu.

“Anak-anak itu akan kami dampingi selama proses pemulihan. Saya dengan sepenuh hati bersedia menjadi orang tua angkat dan siap menjalani proses adopsi formal apabila pihak wali merestui,” ungkapnya.

Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Selain memberikan santunan sebagai bentuk empati, Bupati Lucky Hakim juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terkait keselamatan berlalu lintas di wilayah Indramayu. Ia meminta agar pengawasan terhadap kendaraan angkutan penumpang—terutama kendaraan bak terbuka yang digunakan tidak sesuai peruntukannya—serta penegakan aturan keselamatan diperketat.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Penegakan aturan keselamatan harus menjadi prioritas agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di masa depan,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan mobil pick-up dan dua unit truk tersebut. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan korban selamat serta memberikan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *