MAJALENGKA, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan menyamakan persepsi dalam penegakan hukum, jajaran Polres Majalengka dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka menggelar agenda silaturahmi Coffee Morning, Selasa (14/7/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini menjadi bukti nyata soliditas antar-instansi penegak hukum di wilayah Kabupaten Majalengka.
Konsolidasi Aparat Penegak Hukum
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama kedua institusi. Polres Majalengka diwakili oleh Wakapolres Kompol Dani Prasetya, didampingi jajaran Kasat dan Kanit. Sementara itu, Kejari Majalengka dihadiri oleh para Kasi, Kasubsi, serta jaksa fungsional.
Wakapolres Majalengka, Kompol Dani Prasetya, menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi. Menurutnya, komunikasi yang intens antara penyidik kepolisian dan jaksa merupakan kunci utama dalam kelancaran sistem peradilan pidana.
“Kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di Majalengka guna memastikan penegakan hukum berjalan efektif dan profesional,” ujar Kompol Dani di sela-sela pertemuan.
Menepis Isu, Menjaga Soliditas
Menanggapi isu-isu eksternal yang belakangan berkembang, Wakapolres menegaskan bahwa hubungan antara Polres dan Kejari Majalengka tetap terjaga dengan sangat baik.
“Kami tetap solid. Tidak terpengaruh dengan isu-isu di luar. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama meningkatkan kualitas penegakan hukum di wilayah hukum Majalengka,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kasi Pidum Kejari Majalengka, Heri Joko, menyatakan bahwa sinergi yang dibangun bukan sekadar formalitas administratif, melainkan hubungan sebagai satu kesatuan dalam keluarga besar penegak hukum.
“Sesuai ketentuan hukum acara pidana, koordinasi dari tahapan penyidikan hingga penuntutan sangat krusial. Kami membuktikan bahwa Kejaksaan dan Polri di Majalengka adalah mitra strategis yang harmonis. Sinergitas ini akan terus kami pertahankan demi memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat,” ujar Heri.
Fokus Kolaborasi:
Koordinasi Perkara: Sinkronisasi alur berkas dari tahap penyidikan ke penuntutan untuk mempercepat proses keadilan.
Efektivitas Penegakan Hukum: Meminimalisir kendala teknis melalui jalur komunikasi formal dan informal yang lebih cair.
Pelayanan Publik: Menjamin masyarakat Majalengka mendapatkan kepastian hukum yang transparan dan akuntabel.
Melalui pertemuan ini, kedua lembaga penegak hukum di Majalengka sepakat untuk terus meningkatkan intensitas komunikasi, demi menciptakan iklim keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.***























