Bandung, Faktaperistiwanews.co.id — Tim dari RSUD Indramayu mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Layanan Jejaring Prioritas Regional Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh RS Hasan Sadikin Bandung pada tanggal 4–6 Juni 2026 bertempat di HARRIS Hotel & Conventions Ciumbuleuit Bandung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem layanan kesehatan yang lebih kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui pengembangan jejaring rujukan regional di Provinsi Jawa Barat. Acara dihadiri oleh berbagai rumah sakit jejaring, pemangku kepentingan sektor kesehatan, serta perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Kegiatan dibuka dengan keynote speech oleh dr. Azhar Jaya, SH., SKM., MARS, serta sambutan dari Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dan Direktur Utama RS Hasan Sadikin Bandung.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi strategis yang berkaitan dengan penguatan layanan kesehatan regional, di antaranya penguatan sistem rujukan berbasis kompetensi, penguatan layanan neoplasma dan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, Kesehatan Ibu dan Anak), evaluasi implementasi program pengampuan regional, pengembangan Population Based Cancer Registry (PBCR), serta strategi percepatan transformasi layanan kesehatan di Jawa Barat.
Keikutsertaan RSUD Indramayu dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan jejaring rujukan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan berbagai program transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan RSUD Indramayu dapat mengimplementasikan berbagai hasil pembelajaran dan rekomendasi yang diperoleh guna mendukung pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.























