Dorong Ekonomi Inklusif, Model Desa Digital Cikate Bakal Direplikasi ke Seluruh Indonesia

LEBAK, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengapresiasi usulan program Pilot Project Desa Digital Produktif yang digagas oleh BAKTI Komdigi di Desa Cikate, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten. Program tersebut dinilai mumpuni menjadi model percontohan transformasi digital nasional di wilayah tertinggal karena mampu mengintegrasikan infrastruktur konektivitas dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.

Komisi I DPR RI menilai, pembangunan infrastruktur digital tidak boleh berhenti pada penyediaan jaringan saja, melainkan wajib diikuti dengan program pemanfaatan teknologi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Empat Intervensi Utama Desa Digital Produktif

Dalam proyek percontohan ini, Desa Cikate diproyeksikan bertransformasi secara menyeluruh melalui sejumlah program intervensi strategis:

Bacaan Lainnya
    • Penguatan Akses: Optimalisasi perluasan jaringan dan kualitas konektivitas internet desa.
    • Digitalisasi Birokrasi: Modernisasi tata kelola administrasi dan sistem layanan publik di tingkat desa.
    • UMKM Berbasis Digital: Pendampingan digitalisasi pemasaran dan operasional bagi pelaku usaha lokal.
    • Literasi Teknologi: Peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi secara produktif.

“Komisi I mengapresiasi usulan Pilot Project Desa Digital Produktif di Desa Cikate, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak yang dapat direplikasi bagi wilayah lainnya di Indonesia,” ujar TB Hasanuddin seusai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI di Banten, Selasa (2/6/2026).

Dorong Sinergi Lintas Sektoral dan Replikasi Nasional

Demi menjamin keberhasilan program di lapangan, Komisi I DPR RI mendorong pelaksanaan proyek ini dijalankan secara terintegrasi. Diperlukan sinergi yang kokoh antara BAKTI Komdigi, pemerintah daerah, operator telekomunikasi, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Jika proyek di Desa Cikate ini terbukti sukses mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan, model Desa Digital Produktif ini akan direplikasi secara massal di berbagai wilayah tertinggal lainnya di Indonesia. Langkah ini diproyeksikan sebagai jangkar utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan digital nasional yang berkeadilan. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *