Antrean BBM di SPBU Kandanghaur Membeludak, Ini Penjelasan Resmi Pertamina

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID — Kepadatan kendaraan kembali terlihat di kawasan Jalur Pantura Indramayu. Sejak beberapa hari terakhir, antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Senin (25/5/2026), antrean kendaraan tampak menumpuk hingga memakan sebagian bahu jalan utama Pantura. Pemandangan ini memicu respons cepat dari jajaran kepolisian setempat untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan total.

Isu Pembatasan Picu Kepanikan Warga (Panic Buying)

Kondisi antrean yang memanjang ini diduga kuat akibat adanya kesalahpahaman informasi atau hoaks yang beredar di media sosial mengenai rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk kendaraan berkapasitas mesin tertentu per awal Juni. Informasi simpang siur tersebut memicu aksi borong dari masyarakat yang khawatir akan ketersediaan bahan bakar.

Salah seorang pengendara sepeda motor asal Kandanghaur, Kurniawan (34), mengaku terpaksa ikut mengantre lama demi memastikan tangki kendaraannya terisi penuh.

Bacaan Lainnya
“Saya sengaja ikut antre sejak pagi karena dengar kabar dari grup WhatsApp katanya bulan depan pengisian Pertalite mau dibatasi ketat berdasarkan kapasitas mesin. Daripada nanti susah dapat bensin untuk kerja, lebih baik saya penuhi dulu tangki motor hari ini,” ujar Kurniawan saat ditemui di sela-sela antrean SPBU Kandanghaur, Senin (25/5/2026).

Keresahan senada juga disampaikan oleh Suryadi (42), seorang sopir angkutan barang yang sedang mengantre solar subsidi. Ia mengeluhkan waktu operasionalnya yang terpangkas akibat durasi antrean yang lama.

“Antreannya lumayan panjang sampai ke jalan raya. Jelas ini mengganggu waktu perjalanan kirim barang. Harapan kami pasokan ke SPBU di jalur utama seperti Pantura ini tetap lancar dan tidak ada keterlambatan pengiriman,” ungkap Suryadi.

Pertamina Tegaskan Pasokan Aman dan Kabar Pembatasan Adalah Hoaks

Merespons situasi tersebut, pihak PT Pertamina Patra Niaga segera memberikan klarifikasi resmi guna menenangkan masyarakat. Melalui konfirmasi tertulis, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa isu pelarangan pengisian Pertalite berdasarkan kapasitas mesin per 1 Juni adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang dilarang membeli Pertalite per Juni 2026 dipastikan tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah maupun regulator terkait kebijakan tersebut. Layanan distribusi dan penyaluran Pertalite di wilayah Indramayu, termasuk Kandanghaur, tetap berjalan normal dan aman,” jelas pihak Pertamina Patra Niaga dalam keterangan resminya.

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, menggunakan BBM secara bijak sesuai dengan kebutuhan, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu digital yang belum terverifikasi kebenarannya di ruang publik.

Pengamanan Ketat Jalur Lalu Lintas oleh Kepolisian

Guna mengantisipasi dampak kemacetan di area sekitar SPBU Kandanghaur, jajaran kepolisian dari Polsek Kandanghaur bersama Unit Satlantas Polres Indramayu disiagakan di lokasi. Petugas secara aktif memetakan titik simpul antrean dan mengarahkan kendaraan agar tidak menutup akses jalan utama Pantura.

Aparat kepolisian mengimbau para pengendara untuk tetap tertib di jalur antrean dan selalu mengutamakan keselamatan berkendara selama berada di area fasilitas publik tersebut.

Nurpad**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *