BALONGAN, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) VI Balongan bersama Project Refinery & Petrochemical (R&P) Balongan sukses menuntaskan proyek strategis nasional.
Komitmen menjaga kedaulatan energi tersebut dibuktikan melalui penyelesaian proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) Restorasi empat tangki penyimpanan minyak dan gas (Mogas) 42-T-301-E/F/G/H.
Keberhasilan proyek skala besar ini dikukuhkan melalui penandatanganan Final Acceptance (FA) Certificate yang dirangkaikan dengan kegiatan Management Walkthrough (MWT) di kompleks Kilang Balongan, Indramayu, Rabu (8/7/2026).
Sinergi Pertamina bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebagai mitra pelaksana ini berhasil memulihkan keandalan operasional kilang secara penuh demi mengamankan pasokan BBM nasional.
Lompatan Besar Ketahanan Energi Nasional
Executive General Manager RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, menegaskan bahwa kembalinya fungsi optimal keempat tangki tersebut merupakan jawaban konkret Pertamina dalam menyokong program pemerintah di sektor energi.
“Selesainya restorasi tangki ini memberikan dampak ekonomis yang sangat masif. Tingkat Gasoline Coverage untuk Stock & Supply RU Balongan melonjak tajam. Ini adalah jaminan nyata bahwa pasokan BBM nasional untuk masyarakat luas akan jauh lebih aman dan andal,” ujar Yulianto.
Prestasi Gemilang: 100% Pekerja Domestik dan Efisiensi Anggaran
Proyek berdurasi 19 bulan ini menorehkan rapor hijau di berbagai sektor manajemen proyek. Pjs GM Project R&P Balongan, Ashabul Kahfi, memaparkan bahwa proyek ini mengedepankan prinsip operational excellence.
“Kami mencapai Schedule Performance Index 1.0 yang berarti selesai tepat waktu (On Time). Selain itu, Cost Performance Index berada di angka 1.77, menandakan proyek berhasil dituntaskan di bawah anggaran yang direncanakan (Under Budget),” jelas Ashabul Kahfi.
Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity, Setyo Pitoyo, turut menyampaikan kebanggaannya atas komitmen tinggi terhadap industri dalam negeri dan aspek keselamatan kerja yang ketat:
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN): Menembus 58,2%, melampaui komitmen awal sebesar 56,79%.
Penyerapan Tenaga Kerja: Menyerap 442 tenaga kerja pada masa puncak proyek, di mana 100% merupakan anak bangsa.
Aspek Keselamatan: Mencatatkan 1.054.721 Jam Kerja Aman tanpa kecelakaan (Zero Accident).
Kepedulian Sosial dan Rasa Syukur
Menutup rangkaian keberhasilan proyek, Project R&P Balongan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Yayasan Al Firdaus – Tegal Sembadra, Indramayu.
Langkah sosial ini menjadi perwujudan rasa syukur sekaligus komitmen Pertamina agar operasional Kilang Balongan senantiasa memberikan dampak sosial yang positif dan berkah bagi masyarakat sekitar. ***























