Begal Siswa SMP di Sukaluyu, Seorang Pelajar Diamankan, Dua Pelaku Dewasa Jadi Buronan

CIANJUR, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (begal) yang menyasar seorang siswa SMP di wilayah Kecamatan Sukaluyu. Satu orang pelaku berstatus pelajar berhasil diringkus, sementara dua pelaku lainnya kini dalam pengejaran intensif.

Kasus yang menimpa korban berinisial FA (16) ini terjadi pada awal Juli 2026. Korban saat itu sedang berkumpul bersama rekan-rekannya di depan sebuah kedai di Desa Selajambe, Sukaluyu, saat kawanan pelaku beraksi.

Modus Intimidasi Senjata Tajam

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, mengungkapkan bahwa para pelaku sengaja menggunakan taktik intimidasi dengan menodongkan senjata tajam untuk melumpuhkan mental korban.

“Para pelaku tiba-tiba datang dan menodongkan senjata tajam untuk menakut-nakuti gerombolan remaja tersebut. Merasa nyawa mereka terancam, korban dan teman-temannya spontan berhamburan menyelamatkan diri,” ujar AKP Fajri dalam keterangan pers di Mako Polres Cianjur, Jumat (10/7/2026).

Bacaan Lainnya

Setelah korban kabur, kawanan pembegal dengan leluasa membawa kabur sepeda motor matik milik korban yang tertinggal di lokasi.

Penyelidikan Digital dan Barang Bukti

Berkat analisis rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), tim penyidik berhasil mengidentifikasi dan menangkap seorang remaja berinisial AS (15) asal Ciranjang.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, yaitu:

  • Dua bilah celurit.

  • Dua unit sepeda motor.

  • Sehelai jaket yang digunakan saat beraksi.

Ancaman Hukum bagi Pelaku

Meski tersangka AS masih di bawah umur, penyidik menegaskan proses hukum tetap berjalan dengan mengacu pada Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pelaku terancam dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara itu, identitas dua pelaku dewasa lainnya, yakni P dan S, telah dikantongi pihak kepolisian. AKP Fajri menegaskan bahwa pengejaran terhadap kedua pelaku yang diduga sebagai otak atau perencana aksi perampokan ini terus dilakukan hingga tertangkap.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat berada di tempat sepi pada waktu dini hari. Kami memastikan akan menindak tegas segala bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan warga Cianjur,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *