URC Polres Indramayu Amankan 9 Remaja Bikin Resah Warga di Sekitaran Bunderan Perahu

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat merespons keresahan publik menyusul beredarnya video viral di sosial media aksi sekelompok remaja bermotor yang membawa senjata tajam. Hasilnya, sebanyak sembilan remaja laki-laki berhasil diamankan pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan penangkapan tersebut. Kesembilan remaja itu diduga kuat terlibat dalam insiden yang terekam kamera dan viral di media sosial, yang terjadi di sekitaran Bunderan Perahu, Jalan Nasional, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

“Benar, Tim URC Polres Indramayu telah mengamankan sembilan orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan video viral geng motor yang meresahkan masyarakat. Saat ini keseluruhannya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Indramayu,” ujar AKP Tarno, Selasa (28/7/2026).

Penangkapan dilakukan pada Senin (27/7/2026) di sejumlah titik lokasi di wilayah Kecamatan Balongan. Dari tangan para terduga pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa enam unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pendataan awal, sebagian besar dari sembilan remaja yang diamankan tersebut masih berstatus sebagai pelajar dengan rentang usia antara 14 hingga 17 tahun.

AKP Tarno menambahkan pengungkapan kasus ini bermula dari patroli siber serta penyelidikan intensif terhadap video kelompok remaja bersenjata tajam yang beredar luas dan memicu keresahan warga.

Berkat petunjuk digital dan informasi di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi identitas para pelaku sebelum akhirnya diamankan.

Dari hasil pemeriksaan sementara di Mapolres Indramayu, para remaja tersebut mengakui keberadaan mereka di lokasi kejadian. Mereka berdalih awalnya berniat menuju salah satu pusat kuliner di Kota Indramayu. Namun, situasi berubah ketika kelompok mereka bersitegang dan terlibat aksi saling lempar batu dengan kelompok remaja lainnya.

Merasa tidak terima, salah seorang dari rombongan tersebut kemudian mengajak rekan-rekannya pulang untuk mengambil senjata tajam jenis samurai serta sejumlah botol kaca, sebelum akhirnya kembali mendatangi lokasi kejadian di lokasi Bunderan Perahu.

Setibanya di lokasi, kedua kelompok sempat bersiap untuk tawuran. Beruntung, insiden bentrokan fisik berskala besar berhasil dicegah setelah munculnya kendaraan melintas yang membuat panik rombongan tersebut hingga akhirnya membubarkan diri. Dari pengakuan para pelaku, seusai insiden itu mereka sempat berkeliling kota sambil membawa senjata tajam sebelum membuangnya saat menyadari aparat kepolisian mulai melakukan pengejaran dan patroli.

Menanggapi insiden yang melibatkan anak di bawah umur ini, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengeluarkan imbauan kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka di luar rumah, terutama pada jam-jam rawan malam hari.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat kenakalan remaja maupun kejahatan jalanan. Kami mengajak seluruh orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anaknya,” tegas AKP Tarno.

Pihaknya juga mengajak masyarakat agar tidak ragu berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor apabila mendapati aktivitas mencurigakan yang mengarah pada aksi geng motor atau potensi gangguan kamtibmas lainnya.

“Apabila masyarakat melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutupnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *