Kota Bandung, Faktaperistiwanews.co.id – Paguyuban Balad’88 Alumni SMA Lulusan 1988 Sebandung Raya menggelar kegiatan Sunday Fun Walk bertajuk “Know Your Bandung City” dari GOR Saparua menuju Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 152 peserta yang berasal dari sekitar 65 SMA se-Bandung Raya. Tak hanya berolahraga dan mempererat tali silaturahmi, para peserta juga melakukan aksi sosial dengan memungut sampah di sepanjang rute perjalanan.
Ketua Paguyuban Balad’88, Kolonel Infanteri Mochamad Ridwan, S.I.P., mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Pagi ini Paguyuban Balad’88 Alumni SMA Lulusan 1988 Sebandung Raya melaksanakan jalan sehat sambil membersihkan lingkungan. Pesertanya lebih dari 152 orang dari berbagai SMA,” ujarnya.
Menurutnya, aksi pungut sampah tersebut dilakukan untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan Kota Bandung.
“Kami sambil melihat lingkungan dan mengutip sampah yang ada di sekitar. Kami ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa pentingnya menjaga kebersihan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Paguyuban Balad’88 terhadap Kota Bandung yang juga merupakan salah satu destinasi wisata.
“Harapan kami, masyarakat di Bandung Raya bersama-sama menjaga lingkungan karena Kota Bandung menjadi tempat wisata, terutama saat musim liburan,” tuturnya.
Selain jalan sehat dan aksi bersih-bersih lingkungan, Paguyuban Balad’88 juga menyiapkan agenda bakti sosial dan kegiatan sepeda bersama yang rencananya digelar pada 23 Agustus 2026 di Kiara Artha Park.
Kegiatan tersebut akan diisi dengan sejumlah agenda, di antaranya bakti sosial, senam massal, hingga konser musik.
Sementara itu, Ketua Komunitas Leleumpangan PB88, Hilman, mengatakan komunitas tersebut merupakan bagian dari Paguyuban Balad’88 yang menjadi wadah bagi para alumni untuk berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi.
“Karena usia kita sudah 50 tahun ke atas, olahraga yang paling aman itu jalan-jalan atau berjalan kaki,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Leleumpangan tidak hanya berfokus pada olahraga dan kebugaran, tetapi juga diarahkan untuk kegiatan sosial.
“Intinya silaturahmi, sehat, dan menjaga kebugaran. Ke depan, kami juga berencana mengunjungi daerah sambil berolahraga dan melaksanakan bakti sosial,” pungkasnya. ***























