GOWA, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Komite OSIS Nasional Indonesia menggelar pelatihan bagi tenaga pendidik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMPN 1 Bajeng, Kecamatan Bajeng, ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembinaan organisasi siswa, penguatan karakter, serta pengembangan kepemimpinan peserta didik.
Pelatihan bertajuk “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi” ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Komite OSIS Nasional Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Gowa.
Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional Indonesia, Ahmad Wahyu Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi komitmen nyata dalam mencetak pembina OSIS dan pengurus siswa yang profesional serta berintegritas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap tenaga pendidik dan pengurus OSIS dapat memperkuat kapasitasnya dalam membimbing peserta didik menjadi generasi berkarakter, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan serta integritas tinggi untuk menolak korupsi,” ujar Ahmad Wahyu Saputra, Senin (27/7/2026).
Dorong Transparansi Pengelolaan Dana BOSP
Ahmad Wahyu juga menyoroti pentingnya tata kelola keuangan di lingkungan satuan pendidikan. Ia menekankan agar momentum pelatihan ini menjadi pijakan bagi pihak sekolah dalam mengelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) secara terbuka.
“Kami berharap sekolah dapat mengelola dana bantuan operasional secara transparan dan akuntabel. Mengingat dana BOSP adalah amanah yang harus dikelola dengan baik demi kesejahteraan guru dan peserta didik,” tegasnya.
Apresiasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa
Kegiatan yang diikuti oleh para kepala sekolah, guru pembina OSIS, dan perwakilan siswa-siswi ini diisi dengan sesi diskusi interaktif, studi kasus, hingga simulasi penyusunan program kerja pembinaan kesiswaan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pelatihan ini.
“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga karena tidak semua daerah bisa berkolaborasi langsung dengan Komite OSIS Nasional Indonesia dan KPK. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gowa,” tutur Taufiq.
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai lembaga, termasuk tim pakar dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
(Red)





















