Penantian Bertahun-tahun Berakhir, Warga Temiyang Indramayu Gelar Syukuran Jalan Beton Mulus

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Penantian panjang bertahun-tahun warga Desa Temiyang Blok Rancawas, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, akhirnya membuah hasil manis. Impian masyarakat untuk memiliki akses jalan beton yang memadai kini resmi menjadi kenyataan.

Akses jalan kabupaten sepanjang 3 kilometer yang menghubungkan Blok Pejaten menuju Balai Desa Temiyang tersebut kini sudah berdiri kokoh, halus, dan mulus.

Sebelumnya, kondisi jalan di Blok Rancawas rusak parah hingga kerap digambarkan mirip kubangan saat musim hujan. Di bawah kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim, perbaikan infrastruktur tersebut diprioritaskan menggunakan konstruksi betonisasi guna menunjang mobilitas warga.

Plt. Camat Kroya, Cahyandi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas terealisasinya pembangunan akses penting ini.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Indramayu karena Kecamatan Kroya menjadi prioritas perbaikan infrastruktur. Saya berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama merawat jalan ini agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Cahyandi, Senin (27/7/2026).

Warga Antusias Gelar Syukuran di Atas Jalan Baru

Kebahagiaan mendalam dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Nanang Aris, salah seorang warga Blok Rancawas, menuturkan bahwa perbaikan jalan ini membuktikan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat desa.

“Kami sudah sangat lama menantikan pembetonan jalan ini karena kondisinya dulu rusak parah. Alhamdulillah, aspirasi kami didengar oleh Pak Bupati Lucky Hakim. Kami merasa sangat diperhatikan,” ungkap Nanang gembira.

Sebagai ungkapan rasa syukur, puluhan warga dari berbagai kalangan usia memadati sepanjang jalan Blok Rancawas untuk menggelar syukuran dan makan bersama di atas jalan beton yang baru selesai dibangun tersebut.

Dengan hadirnya akses jalan yang memadai, diharapkan roda perekonomian, mobilitas pertanian, dan konektivitas antarblok di Desa Temiyang dapat berkembang lebih cepat tanpa lagi terkendala keterisolasian wilayah. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *