Kab. Sumedang, Faktaperistiwanews.co.id – Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi bagian penting dalam setiap pekerjaan konstruksi. Untuk itu Anggota Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar melakukan kegiatan monitoring Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada karyawan Pekerja Perbaikan jalan yang berada di daerah Jatiroke Kec. Jatinangor Kab. Sumedang.
“Kami dari Brimob Jabar terus bergerak melakukan kegiatan monitoring. Maksud dan tujuan kami melakukan monitoring yaitu untuk memantau, juga terus menghimbau para pekerja dan pihak pelaksana untuk menerapkan manajemen K3 dan menggunakan APD secara benar sesuai fungsinya,” Ujar Aipda Giyatno selaku anggota Kompi 3 yang melaksanakan patroli.
Fungsi Manajemen K3 yaitu untuk mengurangi jam kerja yang hilang akibat kecelakaan kerja, menghindari kerugian material dan jiwa akibat kecelakaan kerja dan menciptakan tempat kerja yang aman dan nyaman dalam melaksanakan kerja. Adapun penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja (PAK), kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja khususnya.
Tujuan K3 tidak hanya untuk memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja agar terjamin keselamatannya, tetapi juga untuk mengendalikan resiko terhadap peralatan, aset dan sumber produksi sehingga dapat dipergunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Perlindungan K3 yang efektif dan efisien dapat mendorong produktivitas jika dilaksanakan dan diterapkan melalui sistem manajemen K3.
Ditempat terpisah, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes. Pol. Yuri Karsono, S.IK. mengatakan, “Dari awal persiapan hingga dimulainya pekerjaan harus terus memantau dan mengingatkan para pekerja untuk selalu berhati-hati di dalam bekerja dan selalu menggunakan APD sesuai dengan fungsinya,” ujar Dansat Brimob.
(Jeni)**























