Hari Terakhir SPMB: Pendaftar SMAN 2 Indramayu Membeludak, Diduga Limpahan Sekolah Maung

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Hari terakhir pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK di Jawa Barat pada Selasa (9/6/2026) diwarnai lonjakan pendaftar. Salah satu sekolah yang mengalami peningkatan drastis adalah SMAN 2 Indramayu.

Pihak sekolah menduga lonjakan ini terjadi akibat pengalihan pilihan dari para calon siswa yang gagal masuk Sekolah Maung. Sebagaimana diketahui, hasil seleksi Sekolah Maung Jawa Barat baru saja diumumkan pada Senin (8/6/2026) kemarin.

Di Kabupaten Indramayu, SMAN 1 Sindang menjadi satu-satunya sekolah yang membuka program Sekolah Maung. Dari 661 pendaftar di sekolah tersebut, sebanyak 277 siswa dinyatakan tidak lolos seleksi dan harus mencari sekolah reguler alternatif .

“Kami tidak bisa memastikan jumlah pasti siswa peralihan dari Sekolah Maung karena datanya tidak memunculkan analisis itu. Namun, kemungkinan besar memang ada,” ujar Kepala SMAN 2 Indramayu, Erna Setyawati, di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Bacaan Lainnya

Pendaftar Bertambah 55 Orang dalam Sehari

Data dari operator SMAN 2 Indramayu hingga pukul 15.00 WIB menunjukkan tren peningkatan yang signifikan:

    • Pilihan Pertama: Mencapai 245 orang (naik dari 190 pendaftar pada hari sebelumnya, atau bertambah 55 orang dalam sehari).
    • Total Akumulasi: Menembus 1.466 siswa jika menggabungkan seluruh calon murid yang memilih SMAN 2 Indramayu sebagai pilihan 1, 2, dan 3.

“Sampai sekarang data masih terus bertambah. Mereka yang posisinya tidak aman di sekolah lain langsung membatalkan pendaftaran dan pindah pilihan ke sini,” jelas Erna. Batas akhir pendaftaran SPMB reguler sendiri resmi ditutup pada Selasa malam pukul 21.00 WIB.

Jalur Prestasi Ditutup, Jalur Zonasi Masih Kosong

Pada SPMB tahun 2026 ini, SMAN 2 Indramayu menyediakan total daya tampung sebanyak 504 kursi siswa, dengan rincian:

    • Kuota Reguler: 432 kursi.
    • Kuota Penyangga: 72 kursi.

Dari seluruh opsi yang dibuka, jalur prestasi menjadi primadona dan kuotanya telah terpenuhi secara resmi. Meski demikian, Erna meminta para orang tua tidak berkecil hati karena peluang masuk masih terbuka lebar di jalur lain.

“Jalur yang masih kosong saat ini adalah jalur zonasi. Selain itu, jalur penyangga juga masih tersedia karena SMAN 2 Indramayu ditunjuk sebagai sekolah penyangga untuk wilayah Kecamatan Pasekan,” pungkas Erna. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *