INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANERWS.CO.ID – Hasil Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung Provinsi Jawa Barat resmi diumumkan pada Senin (8/6/2026) pukul 10.00 WIB.
Di wilayah kerja Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) IX yang meliputi Kabupaten Indramayu dan Majalengka, tercatat sebanyak 1.005 siswa dinyatakan tidak lolos seleksi.
Kepala KCD IX Dinas Pendidikan Jabar, Dewi Nurhulaela, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme orang tua untuk memasukkan anak mereka ke Sekolah Maung memicu persaingan yang sangat ketat. Di sisi lain, daya tampung kuota yang disediakan oleh sekolah unggulan ini sangat terbatas.
“Antusiasme masyarakat terhadap program baru ini memang luar biasa tinggi, sehingga memicu terjadinya persaingan ketat,” ujar Dewi saat dihubungi, Senin (8/6/2026).
Rincian Data Pendaftar di Tiga Sekolah Maung KCD IX
Dewi memaparkan, di wilayah kerjanya terdapat tiga sekolah yang membuka program Sekolah Maung. Berikut adalah rincian data statistik pendaftarannya:
SMAN 1 Sindang Indramayu
- Total Pendaftar: 661 siswa
- Diterima: 384 siswa
- Tidak Diterima: 277 siswa
SMAN 1 Majalengka
- Total Pendaftar: 745 siswa
- Diterima: 384 siswa
- Tidak Diterima: 361 siswa
SMKN 1 Majalengka
- Total Pendaftar: 1.135 siswa
- Diterima: 768 siswa
- Tidak Diterima: 367 siswa
Masa Pendaftaran Reguler Diperpanjang
Meskipun gagal di jalur Sekolah Maung, Dewi menegaskan bahwa peluang bagi 1.005 siswa tersebut untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri belum tertutup. Mereka diminta untuk segera mendaftar ke jalur sekolah reguler.
Berdasarkan pengumuman terbaru dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, batas akhir penutupan pendaftaran SPMB SMA/SMK reguler 2026 resmi diperpanjang. Jadwal yang semula ditutup pada Senin (8/6) tengah malam, diundur menjadi Selasa, 9 Juni 2026 pukul 21.00 WIB.
“Mereka harus buru-buru mendaftar ke sekolah reguler. Silakan manfaatkan, masih ada waktu,” imbau Dewi.
Apa Itu Sekolah Maung?
Sekolah Maung merupakan program transformasi sekolah negeri unggulan bentukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Program ini dikhususkan bagi siswa yang memiliki prestasi tinggi di bidang akademik maupun non-akademik.
Berbeda dengan sekolah reguler, mekanisme utama penerimaan murid baru di Sekolah Maung 100 persen menggunakan jalur prestasi. Dengan demikian, sistem seleksi di Sekolah Maung sama sekali tidak menerapkan jalur zonasi atau jarak domisili rumah. ***




















