INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Upaya menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Melalui sinergi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu, pemerintah daerah resmi mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Balai Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, pada Kamis (06/08/2026).
Program ini bertujuan mendorong pemerintah desa agar memiliki kemampuan mengelola data statistik secara mandiri, akurat, dan transparan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah berbasis bukti (evidence-based policy). Pada tahun 2026, terdapat tiga desa di Kecamatan Sindang yang ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yaitu Desa Dermayu, Desa Terusan, dan Desa Panyindangan Kulon.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program strategis ini dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang modern dan cerdas.
“Suatu kehormatan bagi Pemkab Indramayu dengan hadirnya program Desa Cinta Statistik. Desa harus menjadi desa yang cerdas dengan data yang cukup, serta kuat melalui sinergi seluruh elemen masyarakat. Keberadaan data berkualitas menjadi fondasi penting agar program pembangunan selaras dengan kebutuhan warga dan mendukung visi Indramayu REANG,” tegas Syaefudin.
Hal senada diungkapkan Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Idah Nuryani. Menurutnya, penguatan tata kelola data di tingkat akar rumput membutuhkan kolaborasi lintas pihak, termasuk mengoptimalkan peran kader Dasawisma yang berinteraksi langsung dengan keluarga.
“Kader Dasawisma memiliki posisi strategis karena paling dekat dengan masyarakat. Melalui integrasi bersama BPS dan perangkat desa, proses pendataan keluarga akan menghasilkan data yang jauh lebih presisi,” tutur Idah.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo, menjelaskan bahwa Desa Cantik berfokus pada peningkatan literasi dan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data sektoral.
“Lewat kolaborasi pentahelix, termasuk melibatkan perguruan tinggi melalui konsep Kampus Berdampak, Desa Cantik diharapkan mampu membangun budaya sadar data agar pemanfaatan statistik di desa semakin optimal,” pungkas Januarto.
Melalui pencanangan ini, Pemkab Indramayu berkomitmen mewujudkan sistem pendataan terpadu demi mendorong efektivitas pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok desa.***






















