Kab. Cirebon, Faktaperistiwanews.co.id – Jawa Barat, Kamis malam, 27 Agustus 2026. Satuan Brimob Polda Jawa Barat melalui 1 Satuan Setingkat Regu (SSR) Tim SAR Batalyon C Pelopor bergerak cepat melaksanakan pemadaman pascakebakaran lahan di sekitar Perum Griya Caraka, Desa Cempaka, Kecamatan Kedawung.
Tim SAR yang dipimpin Komandan Regu (Danru) Aipda Supriyadi tersebut diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan memastikan api tidak kembali meluas ke area permukiman warga.
Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian menyebar dan menyebabkan kebakaran lahan di sekitar Perum Griya Caraka.
Pada pukul 20.05 WIB, personel melaksanakan apel pemberangkatan, pengecekan personel serta perlengkapan sebelum bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi sekitar pukul 20.40 WIB, personel langsung berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mengetahui kondisi dan titik api.
Selanjutnya, pada pukul 21.25 WIB, Tim SAR membantu menyiapkan kendaraan Water Cannon untuk melaksanakan penyemprotan ke lokasi kebakaran. Karena terdapat area yang tidak dapat dijangkau Water Cannon, personel kemudian membantu menarik dan menggelar selang panjang guna menjangkau titik-titik api pada lahan yang terbakar.
Setelah proses pemadaman selesai, pada pukul 22.45 WIB, personel melaksanakan apel konsolidasi dan selanjutnya kembali ke kesatuan.
Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., mengapresiasi kesigapan personel Batalyon C Pelopor dalam merespons kejadian tersebut.
“Saya mengapresiasi kesigapan dan kepedulian personel Tim SAR Batalyon C Pelopor yang segera bergerak membantu proses pemadaman. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat harus senantiasa memberikan rasa aman dan manfaat, terlebih dalam situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga dan lingkungan.”
Beliau juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat melakukan aktivitas pembakaran sampah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar dan membahayakan lingkungan maupun permukiman. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan mencegah terjadinya kebakaran.” ***























