Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Desa Dukuh, Wabup Syaefudin Ajak Warga Kuatkan Ukhuwah dan Gotong Royong

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Suasana malam di kawasan Buyut Permana, Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu, berlangsung hangat dan penuh kekhusyukan pada Rabu (26/8/2026). Ratusan warga berkumpul menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus merawat tali silaturahmi antarwarga.

Kegiatan keagamaan yang mengusung tema “Menyatukan Hati, Kuatkan Iman” ini menghadirkan penceramah Dr. KH. Ibrohim Nawawi, S.Ag., M.Pd.I., serta dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin.

Teladani Rasulullah dan Dorong Spirit Indramayu REANG

Dalam sambutannya di tengah suasana kekeluargaan, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW, khususnya dalam mempererat persaudaraan (ukhuwah) dan kepedulian sosial.

Syaefudin menegaskan bahwa semangat kebersamaan masyarakat perdesaan sangat selaras dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Menurutnya, kemajuan daerah tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen warga.

Bacaan Lainnya

“Semangat ukhuwah dan gotong royong harus kita terapkan untuk membangun desa. Jangan berharap desa akan maju kalau tidak dimulai dari diri kita sendiri,” tegas Syaefudin.

Tradisi Rutin Enam Tahun dan Penyerapan Aspirasi Warga

Pesan persatuan tersebut disambut hangat oleh pemerintah desa setempat. Kuwu Desa Dukuh, Yanto, mengungkapkan bahwa peringatan Maulid Nabi di Buyut Permana telah menjadi tradisi keagamaan yang konsisten digelar selama enam tahun terakhir.

Bagi warga Desa Dukuh, momen ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memupuk keimanan, tetapi juga menjadi sarana penyampaian aspirasi pembangunan desa secara langsung kepada jajaran pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Yanto menyampaikan beberapa kebutuhan prioritas warga, meliputi:

  • Sektor Pertanian & Pangan: Perbaikan dan normalisasi saluran irigasi serta pembangunan jalan usaha tani.

  • Infrastruktur Perdesaan: Pembenahan jalan lingkungan serta penambahan titik Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Kami berharap aspirasi masyarakat Desa Dukuh dapat menjadi perhatian dan dapat direalisasikan demi menunjang aktivitas harian serta ketahanan pangan warga,” tutur Yanto.

Swadaya Masayarakat Bentuk Nyata Gotong Royong

Kuatnya nilai gotong royong warga Desa Dukuh juga tercermin dari pengelolaan kegiatan secara swadaya. Ketua Pelaksana Acara, Suradi, melaporkan bahwa panitia berhasil menghimpun dana masyarakat sekitar Rp17 juta dengan total alokasi pengeluaran sebesar Rp16,8 juta.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan donatur yang telah memberikan sedekah serta dukungannya sehingga kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Suradi.

Malam peringatan Maulid Nabi di Desa Dukuh menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dapat tumbuh dari hal sederhana: berkumpul, bersedekah, mendoakan sesama, dan memikirkan kemajuan lingkungan tempat tinggal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *