Kapolsek Dayeuhkolot memberikan Penyuluhan Anti Bullying Kepada Siswa Madrasah Tsanawiyah At-tarbiyah Dayeuhkolot

Dayeuhkolot – Kapolsek Dayeuhkolot AKP Suyatno S.Pd., M.M di dampingi oleh Bahninkamtibmas Desa Cangkuang kulon Aipda Amin syukron memberikan edukasi dan penyuluhan Anti Bullying. Penyalahgunaan narkoba, Edukasi, Pembinaan Penyuluhan dan Himbauan Kamtibmas mengenai antisipasi Bullying dan Perundungan di sekolahan Madrasah Tsanawiyah At-tarbiyah Dayeuhkolot. Sabtu (28/10/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan edukasi pentingnya stop bullying dan mulai memiliki jiwa sosial, menunjukkan cara mencegah bullying pada anak Madrasah Tsanawiyah At-tarbiyah Dayeuhkolot dan meningkatkan kepedulian sosial dan membentuk sikap saling menghargai.

Selain menjadi pemateri agenda kerja kesiswaan di Madrasah Tsanawiyah At-tarbiyah Dayeuhkolot dalam rangka penyuluhan dan pemberian sosialisasi pentingnya pencegahan dan pemberantasan bullying dan penyalahgunaan narkoba dan di lanjutkan dengan deklarasi anti perundungan / Stop bullying di Madrasah Tsanawiyah Attarbiyah Dayeuhkolot Kp. Sayuran RT 3 RW 08 Desa Cangkuang kulon kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung

Menurut Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo., S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Suyatno S.Pd., M.M., mengatakan dengan adanya kegiatan ini sangat mengedukasi anak tentang bagaimana berperilaku, baik di sekolah maupun di luar sekolah agar tidak menimbulkan bullying, pentingnya stop bullying menanamkan sikap saling menghargai. Ucapnya.

Bacaan Lainnya

“Kapolsek menambahkan Banyak anak yang merasa mendapatkan bullying walaupun hanya dalam konteks bergaul entah itu dalam sikap atau perkataan,” terangnya.

Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adanya peningkatan pemahaman bahwa dalam bergaul anak anak di lingkungan sekolah dan di rumah harus berperilaku yang baik, tidak menyalahgunakan narkoba, tidak mengeluarkan kalimat-kalimat atau kata-kata yang mengejek, merendahkan, agresif fisik, menghina fisik seseorang dan lain sebagainya yang menimbulkan sakit hati seseorang.

Selama berlangsungnya kegiatan, siswa sangat antusias dengan penyuluhan ini karena ini sebagai pedoman mereka bergaul di sekolah atau di masyarakat. Mereka menjadi paham bahwa penyalahagunaan narkoba sangat merusak generasi muda, perkataan yang terkesan menghina, merendahkan walaupun dalam candaan adalah salah satu kategori perilaku bullying. Tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *