GARUT, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID — Tragedi memilukan melanda warga Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sebuah rumah berlantai dua hangus terbakar pada Minggu (21/6/2026) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan dua orang remaja meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kedua korban tewas diidentifikasi bernama Raihan (15) dan Jaeni (18). Jasad keduanya ditemukan petugas dalam kondisi mengenaskan usai diduga terjebak dan tidak sempat menyelamatkan diri karena masih tertidur lelap.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, membenarkan adanya korban jiwa dalam musibah tersebut.
“Kobaran api terus menyelimuti atap dan bagian lantai atas rumah tersebut, sehingga dua orang korban meninggal dunia tidak terselamatkan,” ujar Usep Basuki Eko dalam keterangan resminya, Minggu (21/6/2026).
Saksi Sempat Berusaha Membangunkan Korban
Menurut penjelasan Usep, saat api mulai berkobar, sebenarnya ada seorang saksi korban yang menyadari bahaya tersebut. Saksi yang selamat itu sempat berusaha keras untuk menyelamatkan diri sembari mencoba membangunkan kedua rekannya.
Namun sayangnya, diduga karena posisi tidur yang terlalu lelap, kedua korban tidak kunjung terbangun hingga api telanjur mengepung ruangan.
“Melihat ada api yang berasal dari atap rumah lantai atas yang kemudian sudah merembet ke seluruh atap, saksi langsung membangunkan rekannya yang dua orang itu, namun tidak juga bangun,” ungkap Usep dilansir dari Antara.
Kedua jasad korban akhirnya baru bisa dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran setelah kobaran api berhasil dijinakkan secara total.
“Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan oleh petugas, ditemukan korban meninggal dunia sebanyak dua orang. Selanjutnya korban meninggal langsung dimakamkan,” kata Usep menambahkan.
Satu Korban Luka Bakar dan Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, bencana kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Percikan api dari korsleting tersebut dengan cepat menyambar bagian atap rumah yang mudah terbakar.
Selain merenggut dua nyawa remaja, musibah ini juga mengakibatkan satu orang korban lainnya bernama Rifaldi (18) mengalami luka bakar. Rifaldi saat ini sudah mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Amukan si jago merah juga membuat seluruh bangunan lantai atas, struktur atap, beserta seluruh barang berharga di dalam rumah tersebut ludes tak bersisa. ***























