Empat Bulan Air Sumur Berubah Asin, Warga Desa Tanjakan Indramayu Disuntik Bantuan 15 Ribu Liter Air Bersih

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Krisis air bersih meresahkan warga Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Akibat kemarau panjang yang melanda sejak empat bulan terakhir, pasokan air sumur bor milik warga berubah menjadi terasa asin sehingga tak dapat dikonsumsi.

Kuwu (Kepala Desa) Tanjakan, Wadi, membenarkan bahwa kondisi fenomena air asin tersebut kini merata di seluruh wilayah desanya sejak hujan berhenti turun.

“Dari empat bulan lalu, air dari sumur bor milik warga berubah menjadi asin. Kondisi ini terjadi di seluruh wilayah Desa Tanjakan. Karena tidak ada pilihan, air asin terpaksa tetap dipakai warga untuk mandi dan mencuci, sementara untuk makan dan minum harus membeli air galon kemasan,” ungkap Wadi saat ditemui di lokasi, Kamis (30/7/2026).

Respon Cepat BPBD dan Kodim 0616/Indramayu

Menyikapi derita warga yang makin berat, pihak Pemerintah Desa Tanjakan melayangkan surat permohonan darurat ke BPBD Kabupaten Indramayu.

Bacaan Lainnya

Merespons permohonan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari dua armada truk tangki BPBD dan satu unit armada dari Kodim 0616/Indramayu menerjunkan 15.000 liter air bersih (masing-masing berkapasitas 5.000 liter) ke pemukiman warga.

Antusiasme warga terlihat membuncah saat kedatangan armada bantuan. Sejak pagi, ratusan jeriken, ember, hingga galon bekas tampak berjejer rapi di pinggir jalan menunggu giliran pengisian.

RT 15 hingga RT 19 Jadi Titik Kekeringan Parah

Wadi menjelaskan bahwa krisis air di desanya dipicu belum masuknya jaringan pipa distribusi Perumdam Tirta Darma Ayu, sehingga masyarakat selama ini hanya bergantung pada air tanah dan pasokan sungai yang kini telah surut total.

  • Wilayah Terparah: Rukun Tetangga (RT) 15, 16, 17, 18, dan 19 Desa Tanjakan.

  • Kebutuhan Utama: Pasokan air bersih konsumsi untuk memasak dan minum harian.

“Kami sangat berterima kasih kepada BPBD dan Kodim 0616/Indramayu yang telah menyalurkan air bersih. Kami berharap kepedulian dari berbagai pihak terus mengalir untuk membantu warga kami,” tambah Wadi.

BPBD Garansi Pasokan Air Bersih Berkala

Ditemui di tempat yang sama, Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Indramayu, Agus Yani, memastikan bahwa penyaluran bantuan air bersih di Desa Tanjakan tidak hanya berlangsung satu kali.

Pihaknya berjanji akan menjadwalkan distribusi air secara rutin selama masa kemarau panjang guna mengantisipasi dampak krisis air yang diperkirakan masih berlanjut hingga beberapa bulan ke depan.

“Ini merupakan bagian dari respon cepat penanganan bencana. BPBD Indramayu akan menyalurkan bantuan air bersih secara berkala di Desa Tanjakan selama musim kemarau,” tegas Agus Yani.

(Nurpad/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *