JAKARTA, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID– Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan langkah taktis dengan mendatangi langsung Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI di Jakarta. Kedatangan orang nomor satu di Indramayu tersebut didampingi oleh sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu guna beraudiensi membahas percepatan program pembangunan daerah.
Langkah “jemput bola” ini sengaja dilakukan untuk mengupayakan agar proyek-proyek strategis di Bumi Wiralodra—terutama di sektor pangan, maritim, kesehatan, hingga pendidikan—mendapat dukungan penuh serta kucuran anggaran dari pemerintah pusat melalui dokumen perencanaan nasional.
“Kami harus bergerak cepat untuk mengupayakan pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional, sehingga arah pembangunan Indramayu semakin terarah dan terukur,” ujar Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6/2026).
Sinkronisasi Program Prioritas Pusat dan Daerah
Lucky Hakim menjelaskan bahwa audiensi teknis ini sangat krusial untuk memastikan adanya sinkronisasi dan harmonisasi antara program prioritas Pemkab Indramayu dengan garis kebijakan pemerintah pusat. Pembahasan utama difokuskan pada jaminan kelancaran rencana kerja yang menyentuh langsung pemenuhan pelayanan dasar serta pembangunan infrastruktur kewilayahan.
“Kami telah memaparkan berbagai kebutuhan krusial yang memerlukan intervensi pemerintah pusat, sehingga pembangunan infrastruktur dan sektor-sektor dasar segera terwujud secara efektif serta tepat sasaran,” tambahnya.
Menurut Bupati, intervensi dan dukungan dari APBN sangat dibutuhkan agar program lokal di bidang pangan, maritim, kesehatan, dan pendidikan memiliki daya dongkrak yang optimal, sekaligus mampu berkontribusi terhadap capaian pembangunan nasional.
Bappenas Sambut Positif Usulan Pemkab Indramayu
Merespons pemaparan tersebut, pihak Bappenas RI menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti poin-poin strategis yang diajukan oleh Pemkab Indramayu. Usulan-usulan tersebut akan dimasukkan ke dalam mekanisme penyelarasan dokumen perencanaan nasional guna mengoptimalkan potensi kewilayahan yang dimiliki Indramayu.
Di akhir keterangannya, Lucky Hakim berharap komitmen dari beraudiensi ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
“Semoga audiensi ini menjadi acuan formal dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan kewilayahan yang berdampak luas bagi kemajuan Kabupaten Indramayu di masa depan,” pungkasnya. ***























