Babak Baru Kasus Paoman: KDM Temui Keluarga Korban, Soroti Alibi Terdakwa dan Dorong Keadilan Terungkap

Oplus_131072

Indramayu, Faktapersitiwanews.co.id – Kasus tragis yang menewaskan satu keluarga di Paoman, Kabupaten Indramayu, kembali menjadi perhatian publik. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengundang pihak keluarga korban untuk berdialog guna mendalami fakta-fakta yang dinilai masih menyisakan tanda tanya.

Pertemuan tersebut diunggah melalui kanal YouTube pribadinya dan memunculkan kembali sorotan terhadap jalannya proses hukum kasus tersebut.

Situasi memanas setelah terdakwa, Ririn Rifanto, membantah sebagai pelaku utama. Dalam keterangannya, ia justru menyebut sejumlah nama lain seperti Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, pihak keluarga korban tetap meyakini bahwa Ririn bersama Priyo merupakan pelaku utama sebagaimana hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Menurut keluarga, munculnya nama-nama baru diduga hanya sebagai upaya membangun alibi untuk menghindari hukuman.

Dalam dialog tersebut, Kang Dedi Mulyadi menyoroti adanya dugaan skenario alibi yang disusun secara sistematis. Ia juga menyinggung bahwa sebelumnya sempat ada pihak lain bernama Evan yang hampir terseret menjadi tersangka.

Kang Dedi menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan secara adil dan objektif. Jika terbukti bersalah, para pelaku harus dijatuhi hukuman setimpal. Sebaliknya, apabila ada keberatan atas tuduhan yang disampaikan, maka harus dibuktikan melalui fakta dan alat bukti yang sah di persidangan.

Ia juga berharap majelis hakim dapat mencermati seluruh fakta persidangan secara teliti agar kebenaran sejati terungkap dan keadilan bagi para korban benar-benar terwujud.

Kasus Paoman kini memasuki babak baru. Masyarakat pun berharap proses hukum berjalan transparan, tanpa dipengaruhi skenario maupun alibi yang menyesatkan, sehingga keadilan bagi para korban dapat ditegakkan.

 

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *