Terus Musyawarah Percepatan musim Tanam 2025-2026 di Kecamatan Balongan “Petani Bersyukur Pupuk subsidi Harga Menurun”

oplus_2

Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id – Bersama Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten (DKPP) Indramayu melalui UPTD KPP Balongan, warga masyarakat Sudimampir adakan percepatan musim tanam tahun 2025-2026 di kecamatan Balongan kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Bertempat di saung haji Tanto di desa Sudimampir blok jeruk puja, kegiatan percepatan musim tanam rendang berjalan dengan hikmat.

Dihadiri kepala UPTD Balongan Lia Fitryani, koordinator PPL Balongan Kus Hendarti, Ketua KTNA Balongan Tantowi, Camat Balongan Ade Sukma Wibowo, Sekmat Balongan Dasuki, KTU UPTD Balongan Ismail, POPT Balongan Syahril beserta PPL sekecamatan Balongan, BBWS RIMP Johan dan kelompok Tani Sudimampir serta masyarakat petani Sudimampir.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Lia Fitryani menyampaikan terkait percepatan mesin tanam tahun 2025-2026 (Rendang), petani harus siap menghadapi berbagai kemungkinan salah satunya pasokan air yang dari bendungan Rentang Jatitujuh Majalengka yang sampai saat ini masih belum stabil dikarnakan dalam kondisi kemarau basah petani harus mampu menyesuaikan dengan iklim.

“Dalam hal ini petani harus siap menghadapi resiko apapun saat melaksanakan penggarapan sawah untuk musim sebar dan musim tanam padi”, Ujarnya.

Lia menambahkan, Alhamdulillah di tahun ini harga pupuk subsidi untuk petani turun dari yang awalnya harga 2250.00 Ribu perkwintal sekarang menjadi harga 180.000 Ribu untuk urea untuk phoska yang awalnya 230.000 Ribu sekarang menjadi 184.000 Ribu turun kisaran 20%, Lanjutnya.

Selain Lia Fitryani, koordinator PPL Balongan Kus Hendarti juga mengatakan, petani harus memahami lima langkah awal untuk penghargaan sawah agar tanah dan tanaman subur dan pengairan bisa menggenangi lahan persawahan petani.
° Siapkan tanah bekas taman wadon dengan melihat struktur tanah.
° Lahan untuk pembesaran benih padi juga harus mudah di air dan selalu dikontrol.
° Untuk lahan penggarapan sawah pastikan traktor merapat dalam menolah tanah.
° Saat penanaman padi petani harus selalu berkoordinasi dengan PPL untuk mendeteksi penyakit yang disebabkan oleh hama.
° Pupuk Subsidi hanya diperjual-belikan bagi petani yang sudah terdaftar di kios-kios sesuai data dari PPL setempat.

“Kabupaten Indramayu masih menjadi lumbung padi nasional dan harapan dari Bupati Lucky Hakim untuk para petani semakin meningkatkan hasil pertanian serta berterima kasih atas dukungan dari presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan kementerian pertanian yang selalu memperhatikan rakyat khususnya para petani”, Tegas Lia yang mewakili kadis pertanian kabupaten Indramayu H. Sugeng

Lanjut, Kus Hendarti juga menyarankan agar para petani juga bisa selalu berkoordinasi saat mengadakan kegiatan pertanian seperti mulai penyebaran benih padi, kekurangan air dilahan pesawahan serta kegiatan lain yang berkaitan dengan pertanian

” Alhamdulillah di desa Sudimampir tidak ada musim panen yang mengunakan combine sehingga akan memudahkan traktor menggarap lahan sawah”, Ucapnya.

Senada dengan Koordinator PPL, Ketua KTNA Tantowi juga mendukung percepatan musim tanam rendeng, pihaknya sudah berkoordinasi jika memang di kecamatan Balongan ada lahan sawah yang pada waktu panen menggunakan combine bisa koordinasi dengan pihak mediator yang sudah ditentukan agar dibantu biaya penggarapan traktor.

“Di kecamatan Balongan harga garap traktor perlimaratus bata 1.100.000 dan yang menggunakan traktor rotafator 1.400.00 yang panennya menggunakan combine, dan itu sudah disepakati dengan para mediator combine”, Sambungan Kamis (20/11/2025).

Hal ini diapresiasi Camat Balongan Ade Sukma Wibowo melalui Sekmat Balongan Dasuki yang secara langsung menghadiri kegiatan perencanaan percepatan musim tanam rendeng tahun 2025-2026.

“Semoga dengan diadakannya musyawarah ini, para petani lebih siap lagi untuk memulai percepatan musim tanam padi, terkait air kami juga terus berkoordinasi dengan pihak BBWS dan KTU Balongan agar masyarakat petani bisa menyelenggarakan kegiatan pertanian”, Imbuhnya.

Sekmat Dasuki juga mengatakan air akan normal di bulan Desember tanggal 16 menurut informasi dari pihak BBWS Cisanggarung.

“Kami akan selalu berkomunikasi dengan pihak dinas ketahanan pangan dan pertanian kabupaten Indramayu melalui UPTD dan KPP Balongan agar para petani bisa melaksanakan kegiatan pertanian di tahun 2025-2026”, Pungkas Dasuki.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *