SUMEDANG, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., memimpin langsung Upacara Pensucian 4 Tunggul Batalyon Pelopor di Aula Rastra Sewakottama Mako Satbrimob Polda Jabar, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (11/9/2026).
Tradisi sakral ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pelopor ke-67 yang puncak peringatannya jatuh pada 14 September 2026 mendatang.
Adapun empat lambang kehormatan (Tunggul) yang disucikan meliputi Tunggul Satya Wira Tama, Satya Sukapura, Manik Tunggal Gada, dan Satya Raksa Mandala.
Prosesi diawali dengan laporan Perwira Upacara dan dilanjutkan pencucian masing-masing Tunggul oleh para Komandan Batalyon (Danyon) Pelopor. Acara ini dihadiri oleh para Danyon Pelopor, Danden Gegana, serta Pejabat Utama (PJU) Satbrimob Polda Jabar.
Simbol Kehormatan dan Penghormatan Sejarah
Dalam arahannya, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara menegaskan bahwa tradisi pensucian lambang kehormatan ini merupakan momen refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu Korps Brimob.
“Pensucian Tunggul bukan sekadar tradisi rutin, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri Korps Brimob. Tunggul adalah simbol kehormatan, keberanian, kesetiaan, dan pengabdian yang wajib kita jaga bersama,” ujar Kombes Pol. Zuhdi Batubara, Jumat (11/9/2026).

Pedoman Pengabdian Terbaik Bagi Masyarakat
Kombes Pol. Zuhdi menekankan agar seluruh personel memahami filosofi yang terkandung dalam setiap Tunggul sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran Satbrimob Polda Jabar untuk meneruskan cita-cita pengabdian para pendahulu melalui disiplin tinggi, profesionalisme, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.






















