Indramayu, Faktapersitiwanews.co.id – Suasana hangat dan hikmat terasa di depan Kantor Kecamatan Balongan,saat lantunan-lantunan ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan oleh para peserta MTQ Pada Kamis siang, Indramayu Jawa Barat (23/10/2025).
Resmi dibuka langsung oleh Camat Balongan Ade Sukma Wibowo dengan dihadiri lapisan unsur Muspika, Memuka Agama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan sebanyak 65 peserta dari 10 desa yang akan mengikuti kegiatan MTQ tingkat kecamatan ke 9 2025.
Kali ini ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pasalnya kegiatan MTQ yang biasanya digelar di desa-desa kali ini dilaksanakan di depan kecamatan Balongan dengan semua peserta yang siap untuk mengikuti musabaqoh.

Camat Balongan Ade Sukma Wibowo melalui Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Balongan Uki Dasuki menyampaikan dalam sambutannya, MTQ Kecamatan Balongan tahun 2025 dijadwalkan berlangsung pada Oktober.
Keputusan itu menyesuaikan agenda LPTQ Kabupaten Indramayu yang menetapkan MTQ tingkat kota digelar pada setelah hari santri nasional “Kita harus siap lebih kompak dan kuat serta mendukung program-program Bupati Indramayu (Reang),” Ujarnya.

Kecamatan Balongan sendiri membuka 5 cabang dalam musabaqoh yang wajib dikuti yakni :
1. Rafi/khatilquran
2. Zul Quran
3. Syarhil Quran
4. Famihil Qran
5. Kaligrafi/khatilquran
menyimpan harapan besar kami kepada mereka agar berhasil meraih predikat Juara Umum tingkat kabupaten Indramayu, “Itu penyemangat. Insya Allah kami optimis untuk menang masih terbuka lebar,” lanjut Ketua LPTQ Balongan.
Lebih lanjut Dasuki menuturkan bukan sekadar kompetisi, MTQ menjadi simbol kolaborasi antara Forkopimpcam Balongan dan Pemkab Indramayu dalam membina qari-qariah serta menjaga syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Bagi Kecamatan Balongan, MTQ adalah ruang perjumpaan, penguatan ukhuwah, sekaligus ikhtiar mempertahankan prestasi terbaik, Tambahannya.
“MTQ adalah sarana membangun karakter umat melalui seni dan syiar Islam yang menyejukkan. Diharapkan kegiatan ini mampu mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana religius di tengah masyarakat,” Sambungnya.
Untuk itu melalui pelaksanaan MTQ, ia berharap bisa semakin meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Alquran. Generasi Muda Harus Menjadi Pondasi Agama
“Kita harapkan belajar Alquran ini bisa membangun dan membentuk generasi muda yang Qurani, maupun untuk membangun kemandirian atau daya saing yang tinggi,” sampainya.
Terpisah, Ketua pelaksana MTQ tingkat kecamatan KH Hasanuddin, mengatakan Terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan MTQ tingkat kecamatan yang telah memberikan tempat untuk kegiatan ini.
Ia tak lupa berpesan, agar masyarakat di kecamatan Balongan terutama generasi muda, terus mengembangkan potensi dalam berbagai bidang.
“Di tahun 2045 mendatang, Indonesia berpeluang besar menjadi negara maju dibidang ekonomi. Indramayu sendiri akan bertransformasi menjadi kecamatan yang banyak menyumbangkan Qori dan Qoriah. Sehingga dengan adanya MTQ ini, kita menyiapkan generasi masyarakat Balongan yang maju dan menjadikan Alqur’an sebagai pedoman hidup,” Harapnya.
(Nurpad)






















