Jadi Irup, Polisi di Kota Sukabumi Sampaikan Imbauan Kamtibmas

0
2

Kota Sukabumi – Bentuk mengoptimalkan tugas Polri dan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar, Ps Kanit Binmas Polsek Gunungguruh Aipda BONNY menjadi Pembina Upacara (Inspektur Upacara) Bendera di salah satu sekolah menengah kejuruan di wikayah kec. Gunungguruh , Senin Pagi (03/04/2023).

Dalam amanatnya saat upacara, Ps Kanit Binmas Polsek Gunungguruh Aipda BONNY menyampaikan terimakasih kepada pihak sekolah karena telah memberikan waktu dan kesempatan kepadanya sebagai Pembina Upacara (Irup).

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada pihak sekolah terutama Kepala Sekolah, karena hari ini kami diberikan kesempatan untuk memimpin langsung jalannya upacara di sekolah ini, ini merupakan kesempatan yang baik yang kami tidak akan sia-siakan untuk sekaligus memberikan himbauan dan ajakan kamtibmas kepada seluruh Siswa (i) dan Guru,” ucap Ps Kanit Binmas Polsek Gunungguruh dalam amanatnya.

Lanjut Aipda BONNY, Janji Siswa yang telah diucapkan bersama tadi itu merupakan pedoman dan aturan dalam menjalankan pendidikan di sekolah, untuk itu jangan hanya diucapkan namun juga dilaksanakan.

Aipda BONNY juga meminta kepada pihak sekolah, dimana saat waktu di sekolah Guru adalah sebagai pengganti orang tua para pelajar, untuk dapat meningkatkan dan berperan serta membangun moral kepribadian para pelajar dan bekerjasama dengan Polri, dimana Polri sebagai pembina Kamtibmas yang bertugas dan bertanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat dalam menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menutup amanatnya, Aipda BONNY juga memberikan motivasi kepada pelajar untuk giat dan semangat dalam belajar demi untuk meraih cita-cita yang telah diimpikan.

“Adik-adik adalah penerus Bangsa, belajarlah yang rajin, taati orang tua dan gurumu, tumbuhkanlah kedisiplinan, jaga kebersamaan dan kekompakan, dengan itu kelak pasti cita-citamu pasti akan bisa diraih,”

Dan mengajak generasi muda agar menjauhi narkotika dan obat-obat berbahaya (Narkoba) serta tidak terjerumus dalam aksi tawuran maupun balap liar yang mana aksi kegiatan tersebut tidak bermanfaat malah dapat menimbulkan kerugian pada diri sendiri maupun orang lain dan jadikan lah kegiatan waktu kita untuk yang bermanfaat agar bisa menjadi tauladan bagi diri kita maupun orang lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini