INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID — Merah putih berkibar. Lagu kebangsaan kembali menggema. Semangat perjuangan para pahlawan kembali dikenang. Namun, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, muncul satu pertanyaan penting: apa yang harus dilakukan generasi hari ini untuk benar-benar mengisi kemerdekaan?
Bagi Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma (IAI PDK) Indramayu, jawabannya adalah pendidikan.
Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, IAI PDK Indramayu meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukan dengan senjata seperti para pahlawan dahulu, tetapi dengan ilmu pengetahuan, pendidikan, akhlak, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor IAI PDK Indramayu, Dr. H. Sanuri, M.Ag., menilai bahwa kemerdekaan harus diwariskan dalam bentuk semangat untuk terus belajar dan membangun kualitas manusia Indonesia.
«“Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan. Justru kemerdekaan memberikan kesempatan kepada kita untuk melanjutkan perjuangan melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, karya dan pengabdian. Mencerdaskan generasi muda adalah salah satu bentuk perjuangan kita untuk bangsa,” ungkap Dr. H. Sanuri, M.Ag.»
Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik. Mereka juga harus memiliki karakter, akhlak, integritas, kepedulian sosial, serta kemampuan menghadapi perubahan zaman.
Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis. Kampus bukan hanya tempat mendapatkan gelar akademik, tetapi juga tempat membentuk cara berpikir, karakter, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
“Kita ingin generasi muda memiliki ilmu sekaligus akhlak. Mereka harus mampu berpikir kritis, kreatif, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi tetap memiliki nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” tambahnya.
Kemerdekaan yang Harus Diisi dengan Prestasi
Kemerdekaan Indonesia yang telah berlangsung selama 81 tahun merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisinya dengan hal-hal yang memberikan manfaat.
Dalam konteks pendidikan tinggi, IAI PDK Indramayu terus mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman.
Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan yang begitu cepat, generasi muda dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.
Di sinilah pendidikan memiliki peran penting.
IAI PDK Indramayu berupaya membangun lingkungan akademik yang dapat melahirkan generasi yang memiliki kompetensi keilmuan sekaligus nilai moral dan spiritual.
Dari Indramayu untuk Indonesia
Semangat kemerdekaan juga menjadi momentum bagi IAI PDK Indramayu untuk memperkuat kontribusinya di tengah masyarakat.
Kampus yang berada di Kabupaten Indramayu tersebut tidak ingin pendidikan tinggi hanya menjadi ruang akademik yang eksklusif. Kampus diharapkan mampu hadir, berdialog, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Kami ingin IAI PDK Indramayu tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Ilmu yang dikembangkan di kampus harus memberikan manfaat dan menjadi solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Dr. H. Sanuri.
Semangat tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa membangun Indonesia tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Mendidik seorang anak, membimbing mahasiswa, meningkatkan literasi, melakukan penelitian, mengabdi kepada masyarakat, menciptakan inovasi, dan melahirkan generasi berakhlak merupakan bagian dari perjuangan membangun bangsa.
81 Tahun Merdeka, Perjuangan Belum Selesai
HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar momentum untuk mengibarkan bendera dan menggelar berbagai perlombaan. Lebih dari itu, kemerdekaan merupakan kesempatan untuk melakukan refleksi: sudah sejauh mana kita memberikan manfaat bagi negeri?
IAI PDK Indramayu memilih pendidikan sebagai salah satu jalan perjuangannya.
Sebab, bangsa yang kuat bukan hanya bangsa yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi bangsa yang memiliki manusia-manusia cerdas, berkarakter, berakhlak, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Dari kampus di Indramayu, semangat itu terus dinyalakan.
Karena para pahlawan telah berjuang merebut kemerdekaan. Kini, tugas generasi penerus adalah mengisi kemerdekaan dengan ilmu, akhlak, prestasi, karya, dan pengabdian.
IAI PDK Indramayu — dari pendidikan untuk Indonesia, dari Indramayu untuk masa depan bangsa.























