Respons Isu Desil Bansos, Kuwu Desa Sanca Indramayu Edukasi Warga Soal Syarat dan Cara Ubah Data

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID — Menyikapi hangatnya perbincangan masyarakat terkait pengelompokan desil penerima Bantuan Sosial (Bansos), Kepala Desa (Kuwu) Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Nyai Nur Komariah, S.Pd.I., memberikan edukasi dan panduan langsung kepada warganya, Sabtu (3/10/2026).

Kuwu Sanca menjelaskan bahwa desil merupakan metode pengelompokan statistik yang membagi tingkat kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat ke dalam 10 tingkatan.

Ia meminta warga yang merasa kategori desilnya tidak sesuai dengan kondisi riil saat ini untuk tidak berkecil hati, sebab data tersebut dapat diperbaiki dan diperbarui secara berkala.

Syarat Dokumen yang Wajib Disiapkan Warga

Untuk mengajukan pembaruan atau perbaikan data desil, warga diharuskan melengkapi beberapa dokumen persyaratan fisik dan digital sebagai bahan verifikasi.

Bacaan Lainnya
  • Identitas Diri: Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  • Bukti Fisik Hunian: Foto kondisi rumah atau tempat tinggal domisili saat ini.

  • Surat Keterangan: Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah desa setempat.

  • Data Ekonomi: Rincian pekerjaan, kisaran penghasilan, dan transparansi kepemilikan aset.

  • Verifikasi Diri: Foto swafoto (selfie) dengan memegang KTP asli.

Dua Jalur Pengajuan: Online via Cek Bansos dan Offline via Operator Desa

Mengenai mekanisme pendaftaran, Nyai Nur Komariah menyampaikan bahwa warga dapat memanfaatkan dua jalur pelayanan, yakni secara daring (online) maupun luring (offline).

Pendaftaran online dapat dilakukan mandiri melalui aplikasi resmi Cek Bansos dari Kementerian Sosial dengan memilih menu Usul atau Sanggah.

Sementara bagi warga yang mengalami kendala teknologi, pengajuan offline dapat dilayani langsung di Kantor Desa Sanca melalui bantuan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

“Kami mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk saling membantu agar data kesejahteraan sosial di Desa Sanca tersaji akurat, sehingga bantuan sosial bisa tepat sasaran,” pungkasi Nyai Nur Komariah.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *