Lestarikan Adat Sedekah Bumi, Pemdes Gelarmendala ” Wujud Rasa Syukur Atas Karunia Sang Ilahi”

Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id – Gelar acara Sedekah Bumi, Pemdes Gelarmendala adakan doa bersama (thalilan) dan pegelaran kesenian budaya sandiwara serta pentas seni tari topeng dan atraksi reog juga arak-arakan Singa depok.

Bertempat di Halaman Kantor Balai Desa Gelarmendala, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, (04/11/2023).

Tradisi sedekah bumi mapag banyu, merupakan salah satu bentuk ritual tradisional masyarakat yang sudah berlangsung secara turun-temurun dari nenek moyang sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Sang Ilahi serta nikmat yang diberikan kususnya para petani.

Bacaan Lainnya

Ritual sedekah bumi yang diadakan pemedes Gelarmendala, sangatlah berbeda dari desa yang lain pasalnya selain mengadakan doa bersama (thalilan) dan pentasan seni budaya Sandiwara, acara sedekah bumi pun di adakan di alun-alun masyarakat sejak dahulu setiap diadakan acara selalu bertempat di tanggul kali sekaligus untuk mengenang jasa para phalawan diperistiwa 1948 Agresi Belanda ke-2.

Siswo selaku Kepala Desa (Kuwu) Gelarmendala menuturkan, kepada awak media, tujuan diadakanya sedekah bumi dan arak-arakan yang mengelilingi desa untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar warganya.

“Sehingga warga desa Gelarmendala saling kenal satu dengan lainya,” ucapnya.

Disamping itu menurutnya, sebagai bentuk rasa sukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas apa yang telah diberikanya berupa hasil panen yang cukup melimpah,sehingga warga desa Gelarmendala terhindar dari kekurangan bahan pangan.

“ Insah Allah kami akan agendakan festival arak-arakan dari hasil panen padi serta kreatif anak-anak muda desa gelarmendala untuk tahun mendatang di acara sedekah bumi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Siswo menyampaikan, tradisi sedekah bumi merupakan salah satu ajang untuk pererat silaturahmi bagi para petani dan seluruh masyarakat Gelarmendala.

 

“Dengan duduk berkumpul membaca tahlil doa bersama, akan semakin mempererat ukhuwwah Islamiyyah dengan harapan akan tetap kuat jalinan persatuan kesatuan, hubungan antara pemdes dan warga semakin erat, warga dengan warga akan terjalin komunikasi yang baik dan semakin erat. Ini merupakan momen yang sangat tepat untuk mempersatukan warga pasca pemilihan kepala desa Tiga tahun yang lalu,” Sambung Siswo.

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Camat Bbalongan Opik Hidayat menyampaikan,kedatangan dirinya mewakili Bupati yang berhalangan hadir.

“Ibu Bupati Hj. Nina Agustina sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Sedekah Bumi yang digelar pemdes Gelarmendala, pasalnya sangat perlu kita bersyukur kepada sang Ilahi atas apa yang kita dapatkan dari Bumi dan dari ritual tradisi Sedekah Bumi inilah kita semua merayakannya,”ungkapnya.

Lebih lanjut Opik menuturkan, semoga dengan usainya masa panen sadon dan akan tibanya musim tanam rendeng Kabupaten Indramayu semakin kuat menjadi lumbung ketahanan pangan Nasional dan Indramayu semakin Tangguh, Indramayu Bermaratabat, Pungkas Opik Hidayat.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *