Gubernur KDM Salurkan Bantuan Kebakaran Eretan Indramayu dan Bantu Rumah Warga Viral TPU Pandu

BANDUNG, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap bencana dan masalah sosial masyarakat. Pemprov Jabar menyiapkan stimulan Rp40 juta per unit rumah untuk 11 KK terdampak kebakaran di Desa Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

KDM meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Barat segera memproses pencairan bantuan tersebut agar warga dapat segera membangun kembali hunian mereka.

“Data-datanya kirimkan, segera berproses. Insyaallah minggu ini atau minggu depan bantuan Rp40 juta per rumah sudah bisa turun,” ujar KDM di Bandung, Kamis (17/9/2026).

Penanganan cepat ini berawal dari laporan Hilal, warga Indramayu yang menemui KDM untuk menyampaikan kondisi prihatin para korban kebakaran di Eretan.

Bacaan Lainnya

Tindak Lanjut Warga Viral TPU Pandu Bandung

Selain merespons musibah kebakaran di Indramayu, KDM juga menindaklanjuti kasus viral Dadang, seorang petugas kebersihan makam yang dikabarkan menetap di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pandu, Kota Bandung.

Setelah bertemu langsung, KDM menemukan fakta bahwa Dadang sebenarnya memiliki rumah pribadi di Cimahi dan Pamoyanan. Dadang sering bermalam di TPU Pandu semata-mata demi efisiensi jarak kerja.

Meski demikian, kondisi rumah keluarga Dadang membutuhkan perbaikan berat. KDM mengalokasikan total bantuan perbaikan rumah sebesar Rp40 juta serta uang bekal operasional.

“Asalnya disiapkan Rp20 juta untuk kontrakan, tapi karena ada rumah keluarga yang harus diperbaiki, skema diubah jadi Rp40 juta untuk renovasi. Jadi Ibu punya rumah yang layak, dan Bapak tetap bisa bekerja bersih-bersih makam,” jelas KDM.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada netizen yang mengunggah kisah tersebut hingga membuka jalan bagi jajaran pemerintah untuk memberikan intervensi bantuan yang tepat sasaran.

(Nurpad/Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *