INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID — Bupati Indramayu, Lucky Hakim, secara resmi melepas pengiriman ekspor perdana Coir Shade hasil olahan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu ke Spanyol, Senin (28/9/2026).
Pelepasan ekspor ini merupakan bagian dari agenda kunjungan Bupati Lucky Hakim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu guna meninjau langsung hasil pembinaan dan pemberdayaan kemandirian warga binaan di Lapas Indramayu.
Apresiasi Nilai Ekonomis dan Kualitas Ekspor
Bupati Lucky Hakim mengapresiasi tinggi kreativitas warga binaan yang berhasil memproduksi kerajinan peneduh alami dari limbah serat kelapa hingga memiliki nilai jual tinggi dan dilirik pasar internasional.
“Ini salah satu hasil yang sangat membanggakan. Dari serabut kelapa dipintal menjadi sesuatu yang bernilai dan terbukti dikirim ke luar negeri, tujuannya ke Spanyol. Artinya, sudah terbukti ada kinerja dan hasil nyata dari proses pembinaan,” ujar Lucky.
Ia menekankan, keterampilan seperti ini harus terus dipupuk agar dapat menjadi bekal wirausaha mandiri atau lapangan kerja bagi para warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat kelak.
Pemkab Indramayu Siap Fasilitasi CSR Dunia Usaha
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap menjembatani pengembangan program pembinaan Lapas Indramayu dengan melibatkan dunia usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Sinergi ini diharapkan mampu memperluas kapasitas produksi serta daya jangkau pemasaran produk-produk pembinaan Lapas di pasar lokal maupun mancanegara.
Dorong Penguatan Sektor UMKM Daerah
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Aramichi Renggalih, menjelaskan bahwa keberhasilan ekspor ini menjadi bagian dari strategi penguatan sektor UMKM di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Pengembangan Potensi Lokal: Mengolah limbah serat kelapa menjadi Coir Shade berkualitas tinggi.
Penguatan Sektor UMKM: Mendorong hasil karya pembinaan agar berkontribusi nyata pada ekonomi daerah.
Sinergitas Berkelanjutan: Membangun koordinasi erat dengan Pemkab Indramayu dan Forkopimda.
“Salah satu yang kita dorong adalah peningkatan UMKM di lingkungan Lapas. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Kabupaten Indramayu secara luas,” ungkap Aramichi.
Pelepasan ekspor perdana Coir Shade ke Spanyol menjadi tolok ukur baru bagi pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Indramayu sekaligus membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing di kancah global. (Nurpad/Red)























