Banjaran – Ujung tombak Kepolisian di kewilayahan, peran personel yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas tidak bisa dipandang sebelah mata, mengingat kewajibannya harus selalu hadir ditengah masyarakat binaannya dan juga selalu membantu menyelesaikan / memecahkan permasalahan (problem solving) yang dialami oleh warga binaannya.
Seperti yang dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Banjaran Polresta Bandung Ipda Jajang Bersama Bhabinkamtibmas Desa Banjaran Kulon Bripka Fissa berhasil menyelesaikan permasalahan kenakalan remaja terhadap anak sekolah yang melakukan pemukulan terhadap temannya karena terjadi kesalah pahaman dan dengan di dampingi guru dari pihak sekolah,serta orang tua Siswa dari kedua belah pihak dengan cara problem solving, kamis (26/10/23).
Adapun dalam penyelesaian masalah, kanit Binmas Ipda jajang,Bhabinkamtibmas Bripka Fissa serta guru selaku perwakilan sekolah mengadakan rembuk terhadap anak/ murid yang berselisih paham dengan temannya yang melakukan pemukulan di karenakan kesalah pahaman, yang selanjutnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara musyawarah antara guru dengan kedua murid yang berselisih paham, pihak Pertama mengakui kesalahan atas pemukulan kepada temannya dan berjanji tidak akan mengulangi baik kepada temannya maupun kepada orang lain serta pihak pertama berjanji akan memberikan konpensasi untuk berobat.
Sementara Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo wibowo S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Banjaran Kompol Heri suryadi S.H.,M.H memberikan nasehat dan himbaun kamtibmas baik kepada pihak sekolah dan murid tentang pentingnya mengantisipasi terkait maraknya aksi kenakalan remaja yang dapat merugikan si anak tersebut dan keluarga nantinya serta mengajak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan maupun di sekolah.ujarnya
Lebih Lanjut Kapolsek juga berharap dengan adanya problem solving ini, permasalahan yang di alami oleh setiap warga masyarakat binaannya dapat di selesaikan dengan musyawarah sehingga tidak sampai ke ranah hukum.jelasnya
Dan Di akhir Kegiatan, yang berselisih paham membuatkan surat pernyataan yang di tanda tangani oleh kedua belah pihak dan saling meminta maaf dan tidak saling dendam atas kejadian tersebut.pungkasnya






















