INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Politeknik Negeri Indramayu (POLINDRA) Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan melaksanakan Upacara Bendera di Halaman Politeknik Negeri Indramayu pada Kamis 1 Oktober 2026.
Hadir Dalam Upacara Bendera Hari Kesaktian Pancasila seluruh Sivitas Akademika Politeknik Negeri Indramayu beserta Jajaran Pegawai dan Karyawan serta perwakilan dari mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu dari berbagai Jurusan di Polindra.
Dalam Sambutannya Direktur Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) Ir. Rofan Aziz S.T.,M.T.,IPM Melalui Wadir 1 Bidang akademik Ir. Badruzzaman S. ST.,MT., Menyampaikan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Hari ini, kita tidak sekadar melaksanakan upacara seremonial. Kita memperingati
kesaktian sebuah ideologi.
Hari Kesaktian Pancasila adalah pengingat bahwa Pancasila pernah diuji, pernah hendak diruntuhkan, namun terbukti tetap tegak sebagai dasar negara.
Tema tahun ini, Politeknik Negeri Indramayu Mengambil Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” sangat relevan dengan jati diri kita sebagai perguruan tinggi vokasi, ujar Badruzzaman.
Badruzzaman Menambahkan Hadirin sekalian, Pancasila itu sakti bukan karena mantra, tetapi karena ia hidup dalam praktik.
Berdaulat berarti POLINDRA harus berdaulat secara keilmuan. Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi pencipta teknologi terapan yang dibutuhkan Indramayu, Jawa Barat, dan Indonesia.
Inilah wujud kemandirian bangsa.
Adil berarti pendidikan vokasi yang kita selenggarakan harus berkeadilan.
Memberikan kesempatan yang sama kepada setiap mahasiswa untuk berkembang, berprestasi, dan mendapatkan pekerjaan yang layak, tanpa membedakan latar belakang.
Makmur berarti hasil pendidikan kita harus bermuara pada kemakmuran
masyarakat.
Setiap inovasi, setiap penelitian terapan, dan setiap pengabdian yang kita lakukan harus mampu meningkatkan kesejahteraan.
Oleh karena itu, saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengamalkan
Pancasila dalam tiga hal nyata di kampus:
Pertama, Perkuat Integritas Akademik. Tolak intoleransi, perundungan, dan
kecurangan. Jadikan kelas dan laboratorium sebagai tempat persemaian nilai gotong royong dan persatuan.
Kedua, Perkuat Kompetensi. Kesaktian bangsa di masa depan ditentukan oleh
kompetensi anak bangsanya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bekerja
dengan profesional dan berkarakter Pancasila.
Ketiga, Perkuat Kolaborasi. Tidak ada satu unit pun yang bisa berjalan sendiri. Mari hilangkan ego sektoral. Pimpinan dan staf harus bersinergi membangun
POLINDRA yang unggul.
Akhirnya, mari kita jadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila ini untuk
meneguhkan komitmen: bahwa dari kampus inilah, kita menjaga Pancasila tetap sakti, tetap membumi, dan tetap mempersatukan.Ungkap Badruzzaman dalam Pemaparannya.























