Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Laksanakan Audit Internal Sebagai Komitmen Taati Regulasi Pemerintah

BALONGAN, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balongan menggelar pembukaan Audit Kesisteman sebagai wujud komitmen berkelanjutan guna menjaga keandalan operasional, keamanan, dan kepatuhan regulasi. Pembukaan audit dilaksanakan di Ruang Strategic Command Center (SCC), Senin (31/8/2026).

Audit yang dilaksanakan di antaranya Audit Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) & Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT PPN RU Balongan.

Proses audit yang dilakukan oleh Auditor Internal Pertamina Group ini akan berlangsung selama 5 hari, yakni 31 Agustus – 4 September 2026, dengan tim auditor yang terlibat di antaranya Achsan Arfandi (Aviation Sulawesi/Kantor Region Sulawesi), Muhammas Yusri S (Aviation Sulawesi/AFT Hasanuddin), Aprimal (RU Plaju), Trievita Anna Furi (RU Plaju), dan Daden Areistheika Dhelinthea (RU Dumai).

Executive General Manager (EGM) PT PPN Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan audit ini penting dilaksanakan guna memastikan operasional Kilang Pertamina Balongan sesuai dengan regulasi yang di tetapkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Audit internal ini menunjukkan komitmen dan upaya Kilang Pertamina Balongan dalam menjaga integritas perusahaan sekaligus sarana evaluasi terhadap regulasi, baik regulasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja, manejemen anti penyuapan, dan lainnya,” ungkap EGM.

Disampaikan EGM, pelaksanaan Internal Audit ini merupakan pemenuhan terhadap salah satu dari proses persiapan RU Balongan untuk menghadapi Eksternal Audit ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001 & ISO 37001 pada Oktober mendatang.

Ditambahkan EGM, Audit ini dilaksanakan guna memastikan seluruh operasional Kilang berjalan aman dan lancar serta menjauhkan dari kejadian yang dapat mengakibatkan kerugian perusahaan di berbagai aspek.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation and CSR Kilang Balongan, Rizky Anggia, menyampaikan keseluruhan audit internal yang dilakukan ini merupakan bentuk keseriusan Kilang Pertamina Balongan dalam menjalankan bisnis agar tugas dan tanggung jawab Kilang Balongan dalam memproduksi dan menyuplai kebutuhan BBM dalam negeri tidak mengalami hambatan dan gangguan.

“Audit ini adalah salah satu upaya perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik, bahwa Kilang Balongan menjalankan bisnis sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah ,” terang Rizky.

Untuk diketahui, Kilang Balongan pada 13 Agustus lalu juga telah menyelesaikan Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) dengan tim auditor oleh Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri dan berhasil meraih predikat Gold dengan nilai 96,86.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *