INDRAMAYU, Faktaperistiwanews.co.id – Kabupaten Indramayu kembali mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan nasional melalui terobosan teknologi mutakhir. Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi meluncurkan Program Modernisasi Pertanian Nasional berbasis Progressive Modernization of Arkansas Agricultural System (PM-AAS) pada Jumat (15/5/2026).
Program yang diadopsi dari sistem pertanian modern Arkansas, Amerika Serikat ini, diterapkan untuk mendongkrak efisiensi produksi padi secara signifikan. Melalui implementasi PM-AAS, pengelolaan lahan di Indramayu kini bertransformasi penuh dari metode konvensional menuju mekanisasi pertanian terintegrasi.
Salah satu inovasi utama dalam program ini adalah pembentukan satu brigade pangan khusus yang mengoordinasikan operasional alat mesin pertanian (alsintan) modern. Aktivitas pemeliharaan lahan, seperti pemupukan dan penyemprotan herbisida, kini tidak lagi menggunakan tenaga manual melainkan memanfaatkan armada drone sprayer berkapasitas besar untuk mempercepat efisiensi waktu.
Pemerintah daerah menargetkan penerapan sistem PM-AAS ini mampu meningkatkan hasil produktivitas panen secara fantastis, dengan capaian target hingga 10 ton gabah per hektare. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras nasional.
Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa modernisasi ini tidak akan mengesampingkan para petani lokal. Sebaliknya, kelompok tani di berbagai kecamatan akan dilatih secara intensif agar mampu mengoperasikan teknologi digital ini secara mandiri demi kemandirian ekonomi mereka.
Nurpad***

























