JAKARTA, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia kian terasa di kawasan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur. Deretan lapak pedagang yang didominasi warna merah putih menghiasi sudut pasar dengan aneka bendera dan umbul-umbul.
Momen tahunan ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk mengais rezeki musiman, termasuk para perajin dan pedagang yang memboyong hasil produksi daerah asal mereka dari Cirebon, Jawa Barat.
Salah satu pedagang, Adi (30), mengaku rutin mengadu nasib ke Jakarta setiap bulan Agustus sejak tahun 2020. Berbagai perlengkapan ia jajakan, mulai dari bendera kain, balon, slayer, hingga aneka aksesori perayaan.
“Sebagian barang yang disajikan ini saya jahit dan buat sendiri, sisanya dikirim langsung dari Cirebon. Senang saja ikut meramaikan euforia kemerdekaan,” kata Adi di Pasar Jatinegara, Kamis (13/8/2026).
Persiapan Tiga Bulan dan Jahitan Perajin Arjawinangun
Jejak ketelitian perajin daerah juga terpancar dari lapak milik Sandi Firmansyah (26). Pedagang asal Arjawinangun, Cirebon, ini menjual bendera pusaka, umbul-umbul backdrop Garuda, hingga pernak-pernik kain segitiga.
Sandi mengungkapkan, produksi pernak-pernik kemerdekaan tersebut telah ia siapkan secara mandiri sejak tiga bulan sebelum memasuki bulan Agustus.
“Proses jahit hingga sablon saya kerjakan sendiri di Arjawinangun, Cirebon. Produk paling banyak dicari adalah bendera latar belakang Garuda dan bendera pusaka berbahan drill yang harganya mencapai Rp500.000,” ujar Sandi.
Mengais Rezeki Musiman Sekaligus Menghormati Pahlawan
Lain cerita dengan Jono (54). Di tengah kesibukan utamanya berjualan makanan, ia memanfaatkan momen musiman ini untuk menambah penghasilan sejak akhir Juli lalu. Barang dagangannya yang juga didatangkan dari Cirebon banyak dibeli oleh warga, pihak kelurahan, hingga perusahaan swasta.
Bagi para pedagang, menjual pernak-pernik merah putih di Jakarta bukan sekadar mengejar keuntungan materi belakangan ini, melainkan bentuk partisipasi dalam memperingati sejarah bangsa.
“Bukan cuma sekadar memeriahkan, tapi ini bentuk penghormatan kita kepada pahlawan-pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” tutur Jono.
Menjelang H-3 puncak peringatan HUT Ke-81 RI, para pedagang berharap gelombang pembeli di Pasar Jatinegara terus meningkat hingga hari kemerdekaan tiba. (Red)






















