Golkar dan PAN Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2029, Cawapres Diserahkan ke Presiden

JAKARTA, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Peta politik nasional menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menghangat. Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menyatakan komitmennya untuk kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) pada kontestasi politik lima tahunan mendatang.

Pernyataan tegas ini disampaikan secara terpisah oleh jajaran pimpinan kedua partai politik tersebut pada Oktober 2026, menyusul mengemukanya wacana kepemimpinan nasional untuk periode berikutnya.

Golkar Kunci Nama Prabowo, Pembahasan Cawapres Ditentukan Nanti

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan arah politik partainya sejak awal. Menurutnya, Golkar tidak ragu untuk kembali memercayakan kepemimpinan bangsa kepada Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

” Standing position Golkar kan jelas. Kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo,” ujar Ahmad Doli Kurnia dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Bacaan Lainnya

Mengenai sosok Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan mendampingi, Doli menjelaskan bahwa Golkar belum menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama saat ini. Pembahasan cawapres akan dilakukan pada momen yang tepat melalui dialog intensif bersama seluruh partai anggota koalisi pendukung.

PAN Tegaskan Dukungan “Tak Tergoyahkan”, Sosok Cawapres Pasrahkan ke Prabowo

Sikap senada ditegaskan oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi. Ia menyatakan bahwa loyalitas dan komitmen PAN dalam mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 sudah bersifat final dan tidak bergeser.

“Sikap PAN soal Pilpres 2029 sudah jelas, tidak tergoyahkan. Soal calon wapres, kita serahkan sepenuhnya kepada calon presiden PAN,” kata Viva Yoga Mauladi, Minggu (11/10/2026).

Menanggapi spekulasi publik terkait potensi Gibran Rakabuming Raka atau figur lain untuk mendampingi Prabowo, Viva menekankan bahwa PAN memilih menyerahkan kewenangan penuh kepada Prabowo Subianto untuk menentukan pasangan terbaiknya.

“Dari pengalaman empiris pilpres, penentuan pasangan calon sering kali diputuskan saat last minute, menjelang pelaksanaan pilpres. PAN pokoknya tergantung kepada calon presiden, siapa yang dipilih. Karena hal itu pilihan terbaik dalam perjuangan bersama,” tegasnya.

Gerindra Apresiasi Dukungan Koalisi, Fokus Tuntaskan Program Kerja

Sinyal positif dari Golkar dan PAN disambut hangat oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Juru Bicara Gerindra, Sugiat Santoso, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus mengalir kepada sang Ketua Umum.

“Ya, prinsipnya kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari kawan-kawan partai lain terhadap Pak Prabowo pada Pilpres 2029,” ungkap Sugiat Santoso.

Sugiat menambahkan, arus aspirasi agar Prabowo kembali memimpin juga berhembus kuat dari seluruh kader Gerindra di akar rumput. Namun demikian, penentuan langkah strategis Pilpres tetap menjadi wewenang penuh Prabowo Subianto selaku Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Saat ini, sembari menjaga stabilitas koalisi, partai-partai pendukung terus memperkuat konsolidasi internal. PAN memfokuskan kader pada program PAN Bantu Rakyat, sementara Golkar menargetkan penuntasan konsolidasi jaringan pemenangan di wilayah Jawa dan Kalimantan hingga akhir 2026.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *