Fenomena Kolam Menyusut di Lelea Indramayu: Warga Dihebohkan Penangkapan Dua Ikan Misterius Berbobot 10 Kg

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Warga Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mendadak gempar pada Jumat (4/9/2026) pagi.

Dua ekor ikan berukuran tak lazim dengan bobot diperkirakan mencapai 10 kilogram berhasil ditangkap dari kolam umum di belakang kompleks SDN 1 Tamansari.

Momen penangkapan ikan raksasa yang mendadak melompat ke tepian kolam tersebut sempat direkam oleh pemuda setempat, Yoga, hingga mendadak viral di media sosial.

“Kejadiannya sekitar jam 07.00 WIB pas saya lagi lari pagi. Warga tiba-tiba ramai berkumpul di tepi kolam karena ada ikan besar yang muncul ke permukaan,” ujar Yoga saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Bacaan Lainnya

Fenomena munculnya fauna air berukuran tak biasa ini disinyalir terjadi akibat menyusutnya volume air kolam menyusul masuknya musim kemarau.

Yoga menceritakan, dirinya sempat mencoba menangkap salah satu ikan dengan tangan kosong, namun gagal lantaran ukuran tubuh ikan yang terlampau berat dan licin.

“Awalnya saya coba tangkap pakai tangan tapi tidak keangkat. Akhirnya warga menggunakan serokan (seser) dan berhasil menjaring dua ekor. Sepertinya masih ada lagi ikan besar lainnya di dalam kolam,” tambah Yoga.

Ikan Air Tawar Lama atau Kakap Putih Katadromus?

Kolam di belakang SDN 1 Tamansari tersebut sejatinya merupakan fasilitas publik yang sering dimanfaatkan warga sekitar untuk memancing harian. Biasanya, jenis ikan yang ditangkap hanya berukuran kecil seperti ikan air tawar pada umumnya.

Warga menduga dua ekor ikan misterius tersebut merupakan benih ikan yang dulu pernah dilepas warga dan tumbuh besar selama bertahun-tahun di dasar kolam tanpa terdeteksi. Secara fisik, ikan tersebut memiliki ciri-ciri mirip dengan spesies Kakap Putih (Lates calcarifer).

Mengutip data resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kakap putih tergolong spesies katadromus—yakni jenis ikan yang memijah atau bertelur di perairan laut namun dapat tumbuh besar hingga dewasa di perairan sungai atau kolam air tawar.

Meskipun memiliki kemiripan fisik dan sifat habitat yang sesuai, jenis pasti dari dua ekor ikan berbobot 10 kilogram tersebut masih memerlukan identifikasi lebih lanjut oleh pihak terkait.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *