INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Indramayu melangsungkan aksi evakuasi reptil berbisa di permukiman warga. Personel penyelamat berhasil mengamankan seekor ular kobra sepanjang 1,5 meter beserta belasan butir telur dari sarangnya di Desa Pasirmuncang, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (2/11/2026).
Sarang induk kobra tersebut ditemukan tersembunyi rapat di bawah tumpukan kayu dan lembaran asbes di samping rumah milik seorang warga bernama Siti Ekowati.
Tanggap Laporan Warga, Pos Damkar Unit Patrol Sisir Lokasi
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengonfirmasi bahwa penanganan ini berawal dari laporan darurat warga yang resah atas keberadaan ular kobra di lingkungan mereka. Menanggapi aduan tersebut, personel Pos Damkar Unit Patrol langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Awalnya kami menerima laporan adanya ular kobra di rumah warga Desa Pasirmuncang, kemudian langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk evakuasi,” ujar Jajat Wibisono saat memberikan keterangan resmi di Mako Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Senin (2/11/2026).
Setibanya di lokasi, petugas melakukan penyisiran cermat hingga menemukan posisi ular kobra yang tengah bersembunyi di bawah tumpukan material bekas. Menggunakan penjepit khusus penanganan reptil (snake tong), petugas bergerak cepat mengamankan ular tersebut tanpa perlawanan yang membahayakan.
Sarang Berisi Belasan Telur Turut Diamankan ke Mako Damkar
Penggeledahan dilanjutkan ke sela-sela tumpukan kayu dan asbes untuk mengantisipasi potensi keberadaan kobra lainnya. Dari hasil pemeriksaan menyeluruh, petugas justru menemukan sarang yang berisi belasan butir telur kobra siap menetas.
“Kami mengevakuasi induk kobranya terlebih dahulu, kemudian telur-telurnya yang ditemukan di dalam sarang. Saat ini satwa berbisa beserta belasan telurnya sudah diamankan di Mako Damkar Indramayu,” tutur Jajat.
Meski hasil penyisiran lanjutan di area sekitar rumah pelapor menunjukkan hasil nihil untuk induk atau ular lainnya, Damkar Indramayu mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, merapikan tumpukan barang tak terpakai di area rumah, serta menyegerakan laporan ke layanan Damkar apabila kembali mendapati keberadaan satwa liar berbisa.
(Nurpad)





















