Lembang, Faktaperistuwanews.co.id – Edukasi atasi permasalahan kotoran hewan (Kohe) agar tidak dibuang kealiran sungai, Sektor 22 Citarum Harum melalui Sub 8 berinovasi mengolah kotoran tersebut dijadikan pupuk kompos. Sabtu, 4 Januari 2025.
Nampak dilokasi Dansub 8 Serma Rudi Irawan beserta anggota tengah melakukan proses pembuatan pupuk kompos yang dihasilkan dari kotoran sapi.
Kotoran sapi yang sudah terkumpul disalah satu tempat, mulai dinagkut menggunakan troli dipindah ke lokasi pencampuran, dimana proses pengomposan melalui beberapa tahap guna mendapatkan hasil pupuk yang sempurna.
Disela aktivitasnya, Serma Rudi mengatakan, selaku Satgas yang ditugaskan dalam pengendalian pencemaran aliran sungai, tentu kotoran hewan salah satu permasalahan yang harus diantisipasi, karena dulu kerap peternak membuang kotoran ternaknya ke aliran sungai.
“Oleh karena itu, kami hadir, guna memberikan solusi positif, sehingga kotoran yang dihasilkan ternak, kami arahkan kepada peternak untuk bisa di oleh dan dimanfaatkan ke sektor pertanian, yaitu dijadikan pupuk kompos,” jelasnya.
Untuk saat ini, lanjut Serma Rudi, pupuk yang kami buat, hasilnya dibagikan kepada warga petani, untuk membantu menyuburkan lahan pertanian dan kebun mereka.
“Jika dikelola dengan benar, limbah ternak yang tadinya tidak berharga, menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat, terkhusus bagi para tetani yang ada diwilayah kerja kamu ini, hadirnya pupuk kompos sangat membanth meringankan biaya pengeluaran pembelian pupuk pabrikan,” ujar Rudi tutup keterangannya.
Redaksi***

























