PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan Terus Berikan Inovasi untuk Masyarakat dengan Adakan Pelatihan Destana

Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id – Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu Pertamina RU VI Balongan melalui KPI serta warga Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, melakukan latihan simulasi tanggap bencana. Latihan dilakukan di sekitar lokasi yang berdekatan tempat obyek vital milik negara.

Pelatihan Pemuda tanggap bencana di Desa Sukaurip ini digelar selama beberapa hari untuk menjadikan Desa tanggap Bencana (Destana).

 

Program Destana ini telah dicanangkan pemerintah dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana dalam upaya tanggap sigap dan waspada.

Pelatihan tak hanya melibatkan masyarakat namun juga sejumlah unsur seperti pemerintah desa, LPMD, BPD, Linmas, PKK, karang taruna, RT/RW, kader posyandu, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Bacaan Lainnya

Kegiatan simulasi tanggap bencana dipimpin langsung manager comrel Mohamad Zulkifli beserta staf CSR dan tim HSSE dan Human Initiative serta jajaran forkopimda Indramayu.

General manager PT Kilang Pertamina Internasional Yulianto Triwibowo melalui manager Communication Relation and CSR RU VI Balongan Mohammad Zulkifli mengatakan pelatihan yang digelar bertujuan untuk memberikan kesiapsiagaan kepada masyarakat dengan kerentanan bencana yang ada.

 

“Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan telah merencanakan Destana yang saling berkoordinasi antar wilayah yang berdekatan dan memiliki potensi risiko bencana yang sama,” Ucapnya.

Pembentukan Destana diawali di Desa Sukaurip, Balongan dan majakerta dan desa lain yang saling berdekatan. Beberapa desa ini merupakan wilayah pesisir laut utara yang dikelilingi kegiatan operasional perusahaan minyak dan gas.

Wilayah operasional ini diketahui memiliki kerentanan cukup tinggi terhadap bencana alam yang disebabkan oleh faktor iklim diantaranya kekeringan, kebakaran lahan, angin puting beliung.

Zulkifli juga menambahkan, program Pemuda Tanggap Bencana ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesigapan masyarakat di radius terdekat operasional milik Pertamina.

Pelatihan oleh BPBD Indramayu bersama Human Initiative kepada warga Sukaurip ini meliputi pengorganisasian Destana, asesmen risiko bencana, pembuatan peta dan jalur evakuasi, komunikasi bencana, serta simulasi bencana.

“Adanya destana tidak hanya sampai disini, namun dengan terbentuknya PTB menjadi langkah awal untuk menjadikan masyarakat lebih tanggap dalam menghadapi berbagai keadaan bencana. Kedepan kita berharap adanya keberlanjutan untuk pelatihan dan penguatan para anggota,” Ucapnnya.

Mohammad Zulkifli menegaskan selain berkomitmen pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, Pertamina juga berusaha menerapkan prinsip Environmental, Social dan Governance (ESG) yang termasuk dalam aspek lingkungan dan pemerintahan.

“Dengan pelaksanaan program di Kabupaten Indramayu, khususnya di area ring 1 Pertamina RU VI Balongan, diharapkan dapat membantu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan sekaligus meningkatkan kapasitas guna mengurangi resiko bencana,” Lanjutnya.

Terpisah Taryudi Ketua Program peta pemuda tanggap bencana, mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi kepada pihak PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan yang sudah pemberikan kepercayaan kepada masyarakat khususnya di wilayah stakeholder untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana-bencana baik yang diakibatkan oleh alam ataupun dari faktor kelalaian manusia.

“Alhamdulillah dengan adanya latihan dan simulasi tanggap bencana, kami masyarakat merasa senang namun kami sangat menginginkan bantuan transportasi untuk tindakan yang bersifat urgent seperti aramad mobil siaga”, ungkapnya.

Taryudi menyampaikan, PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan sangatlah peduli terhadap lingkungan selain memberikan pelatihan tanggap bencana, banyak binaan-binaan yang sudah di selenggarakan seperti UMKM dan bantuan ternak serta kegiatan-kegiatan lainnya.

“Kami masyarakat desa Sukaurip sangat merasakan dampak positif setelah mengikuti pelatihan simulasi desa tanggap bencana ini, semoga dengan terlaksananya kegiatan ini masyarakat lebih memahami gejala-gejala bencana dan saling berkomunikasi untuk menyampaikan ke pihak terkait”, Sambungnya Jumat (17/10/2025).

Senada dengan Taryudi, Kepala desa Sukaurip Casmuri pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran PT Kilang Pertamina Internasional yang terus memberikan kontribusi terbaik ke semua masyarakat yang berdekatan dengan wilayah obyek vital.

“Semoga apa yang sudah diberikan oleh pihak Kilang Pertamina Internasional baik yang bersifat binaan UMKM, bantuan peternakan serta pelatihan-pelatihan penanggulangan bencana bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berada di kecamatan Balongan”, Pungkasnya.

(Nurpad)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *