‎Pemeritah Desa Tugu Gercep Tampung Aspirasi Warga Melalui Audensi bersama ATUM

‎Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id — Pemerintah Desa Tugu menunjukkan sikap terbuka dan responsif terhadap aspirasi warganya dengan menerima permohonan audiensi dari Aliansi Tugu Menggugat (ATUM).

Bertempat diaula kantor balai desa Tugu Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa Barat pada Selasa (20/04/2025) Kemarin.



‎ATUM, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat termasuk Komunitas Ronggeng, Plawad, dan Buyut Badin, menyampaikan aspirasi terkait kekhawatiran warga terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di wilayah Desa Tugu.

‎Surat permohonan audiensi telah diajukan secara resmi oleh ATUM pada 19 April 2025 dan ditandatangani oleh para koordinatornya.

‎Kuwu Desa Tugu beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyambut baik kehadiran ATUM, sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip partisipasi publik dan keterbukaan informasi.

‎Dalam forum tersebut, warga diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, kekhawatiran, serta harapan mereka secara langsung kepada pihak desa.

‎“Kami berkomitmen untuk selalu mendengar dan berdialog dengan masyarakat. Aspirasi warga merupakan dasar penting dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan di desa ini,” ungkap Kuwu Desa Tugu yang diwakili Malang H. Derry dalam sambutannya.



“‎Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang sehat antara warga dan pemerintah desa, khususnya dalam mengawal kebijakan dan proyek pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat lokal”, Sambungnya.

ATUM, yang di inisiasi oleh kalangan Mahasiswa yang tergabung nama PUSAT (Persatuan Mahasiswa Tugu) juga terdiri dari berbagai elemen masyarakat terdampak termasuk Komunitas Ronggeng, Plawad, dan Buyut Badin, menyampaikan aspirasi terkait kekhawatiran warga terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di wilayah Desa Tugu, Tutur Lesan Adi Mulya.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih Pemerintah Desa sudah memfasilitasi ATUM untuk beraudiensi, ATUM akan selalu hadir menjadi bagian kontrol sosial untuk arah pembangunan Desa Tugu dan Tugu Kidul”, Pungkasnya yang sekaligus menjadi Koordinator Aliansi/ Ketua Umum PUSAT.

Dengan terlaksananya dialog terbuka ini, Pemerintah Desa Tugu, Babinsa Koramil 1607 & Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg menunjukkan bahwa sinergi antara warga dan aparatur negara adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *