Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id – Warga Masyarakat desa Balongan adakan tradisi tahunan dengan terus melsetarikan kearifan lokal sebagai bentuk rasa syukur kepada para leluhur dan Tuhan yang maha esa atas rahmat dan karunianya.
Unjung-unjungan adalah upacara adat yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur. Upacara ini juga bertujuan untuk mempererat persaudaraan antar warga, mengurangi kesenjangan sosial, dan melestarikan budaya kearifan lokal.
Prosesi unjungan mbah buyut nyampkung (ki usman ali basya) dimulai dengan doa bersama dan tasyakuran dan pertama kali mengadakan arak-arak singa depok sebagai wujud kekompakan gotong royong serta guyub sesama warga.
Ratusan warga antusias mengikuti dengan rute Blok Pesisir kulon hingga depan kantor Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Jumat (08/11/2024).

Ketua Panitia pelaksana acara Wahab mengatakan bahwa tradisi ini sudah mengakar dan turun temurun dilaksanakan tetapi kali ini panitia mengadakan arak-arakan terlebih dhulu membuktikan kekompakan warga yang luar biasa, ucapnya.
“Bukan hanya tentang melestarikan tradisi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat. Dengan terselenggaranya unjungan mbah buyut nyamplung (ki usman ali basya) Wahab berharap agar desa balongan kususnya anak putu (anak cucu) terus diberkahi dan masyarakatnya semakin peduli dengan lingkungan serta sesama. “Keseimbangan antara alam, jiwa, dan raga harus selalu dijaga agar kita semua bisa hidup harmonis dan saling mendukung, imbuhnya.
Juru Kuncen Rajab menambahkan, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini, baik tingkat Forkopimcam yang mengawal arak-arakan maupun seluruh elemen masyarakat, khususnya warga desa balongan blok pesisir dan para donatur yang selalu berparisipasi.
Rajab berpesan, semoga lewat momentum unjungan Mbah Buyut Nyamplung, tali silaturahmi antar warga semakin erat, tambah kompak, dan makin guyub.
“Mari kita bersama-sama menjaga, merawat dan melestarikan adat-istiadat daerah kita, Kalau bukan kita siapa lagi!. Semoga kedepannya acara unjungan Mbah Buyut Nyamplung akan terus ada, dan lebih meriah lagi,” harapnya.
Sementara itu wasdanu masyarakat setempat mengungkapkan dirinya mengapresiasi sepenuhnya atas terselenggaranya acara unjungan mbah buyut nyamplung.
“Terimakasih juga kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga blok pesisir kulon yang telah bergotong-royong dan guyub demi mensukseskan acara unjungan mbah buyut nyampung” ungkapnya.
Wadanu pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas lingkungan, apalagi mendekati Pilkada 2024.
“Meskipun nanti kita mungkin berbeda pilihan, jangan sampai ada perselisihan. Mari buktikan kita masyarakat yang tertib dan selalu menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.
Sebagai penutup rangkaian acara unjungan mbah buyut nyamplung, besok hari Sabtu (09/11/2024) mempertunjukan sandiwara Dwi Warna untuk menghibur warga setempat.
(Nurpad)
























