Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pelaksanaan program Desa Pesisir Bersih di desa Balongan kecamatan Balongan kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (24/12/2024).
Upaya percepatan tersebut dilakukan salah satunya melalui penyerahan bantuan sarana dan prasarana Desa Pesisir Bersih kepada Bank Sampah Wiralodra di desa Balongan,Kecamatan Balongan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen KKP dalam mengelola sampah di wilayah pesisir.

“Progam Desa Pesisir Bersih di berbagai wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil adalah bentuk komitmen dalam pengelolaan sampah di wilayah pesisir untuk mengurangi kebocoran sampah laut sekaligus menjadi program pengelolaan sampah skala desa berbasis pemberdayaan Masyarakat,” ungkap Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Muhammad Yusuf.
Yusuf menjelaskan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut, target pencapaian pengurangan sampah laut adalah sebesar 70% hingga tahun 2025. KKP dalam hal ini mendapatkan mandat sebagai Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) 3 terkait penanggulangan sampah di pesisir dan laut.

“Inisiasi program Desa Pesisir Bersih bermitra dengan kelompok Bank Sampah Wiralodra di desa Balongan. Pemilihan desa Pesisir menjadi lokasi Program Desa Pesisir Bersih pada tahun 2024 ini mengingat wilayahnya merupakan daerah pesisir dengan potensi sampah laut yang cukup besar. Sementara Bank Sampah Wiralodra terpilih karena keaktifannya sebagai bank sampah yang mandiri, peduli dan inovatif,” sambungnya.
KKP juga mendorong semua pihak, baik K/L terkait, Pemerintah Daerah, NGO/LSM/Komunitas dan masyarakat sekitarnya untuk terus bersama-sama bijak dalam mengelola sampah dan program Desa Pesisir Bersih ini dapat direplikasi oleh semua pihak di berbagai daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah laut khususnya di skala desa.

Yusuf juga berharap Pemerintah Daerah dapat terus membina kelompok dalam kewirausahaan, menumbuhkan kesadaran masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar dari sampah, sehingga terbangun sistem tata kelola sampah yang terintegrasi dengan baik melalui konsep ekonomi sirkular.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Rahmat Yulianto, Semoga fasilitasi yg di berikan oleh pemerintah pusat ( KKP ), Pemkab Indramayu dan sinergitas dan kolaborasi seluruh pihak terkait menjadi upaya bersama dalam pengelolaan sampah mulai dari hulu / sumbernya, sehingga menjadi paradigma baru semula sampah adalah masalah menjadi sampah adalah sumber rizki ( sirkular ekonomi ) dan ladang amal sholeh dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Semoga juga menjadi contoh pengelolaan sampah bagi yang lainnya. Sehingga Indramayu menjadi daerah yang bersih, asri, sehat dan membantu meningkatkan derajat kebahagiaan, ucapnya.
Menyambut baik inisiasi KKP yang menetapkan desa Balongan sebagai Desa Pesisir Bersih 2024 dengan harapan dapat menjawab tantangan pengelolaan sampah di kabupaten Indramayu juga dapat menggerakkan ekonomi sirkular yang berbasis pada pemberdayaan kelompok masyarakat.
Matori Ketua Kelompok Bank Sampah Wiralodra sekaligus binaan dari PT. KPI, menyampaikan selain memberikan apresiasi juga meminta agar pemerintah terus memberikan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan anggota agar menjadi unit usaha yang dapat menyejahterakan anggotanya.
Bantuan yang diserahkan KKP tersebut berupa 1 Unit Mesin Sheet Press Plastik, 1 Unit Mesin Shreder Mini, 2 Unit Kendaraan Roda 3, 2 Unit Timbangan Duduk Digital, 20 Unit Tong Sampah Beroda, 250 buah Trash Bag.
Program pengelolaan sampah ini sejalan dengan komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam pencanangan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut sebagai momentum seluruh pihak untuk mulai bersama sama menjaga ekosistem laut tetap bersih dan biru bebas dari sampah plastik.
(Nurpad)
























